Wednesday, May 17, 2017

Vegie Fruit Premium, Minuman yang Membuat Ali Kembali Suka Wortel




“Wortel itu cuman buat kelinci dan teman-temannya”

Kalimat seperti itu sering sekali dilontarkan Ali, anak ke2 saya, entah apa yang dalam pikirannya, setiap kali membicarakan si sayuran yang berwarna orange dan menyehatkan itu selalu saja dia merasa jijik dan menolak makan, sampai-sampai mengatakan kalau wortel itu hanya makanan buat kelinci, memang sih.. Cici kelinci yang kami adopsi dari seorang teman itu sangat doyan dengan kelinci, mungkin Ali merasa terhina kalau kedudukannya disamakan dengan kelinci kami.


Sumber foto :Pixabay

Sebenarnya saat kecil dulu, saya mengenalkan hampir semua makanan pada Ali, mulai daridalam perut malah, saya termasuk Mama pemakan segala, enggak ada yang saya pantang atau saya enggak doyan, semua masuk, pas menyusui pun sama, bahkan saat mulai MPASI, menu yang saya berikan setiap hari selalu beragam.

Tapi seiring bertambahnya usia, saya merasa Ali koq semakin selektif dengan makanan yang masuk kemulutnya, beberapa sayuran dan buah seperti tereliminasi dari daftar makanan kegemarannya, dan salah satu sayuran yang akhirnya benar-benar dia ingin putus hubungan dengannya adalah wortel, entahlah apa salah si wortel ini.


Wortel yang jadi musuh Ali


“Mama.. wortel itu baunya enggak enak, rasanya juga bikin jijik, apalagi tumbuhnya di dalam tanah, kotor Ma..” Ali selalu beralasan seperti ini.

Saya sih seharusnya tidak perlu terlalu kuatir mengenai hal ini, karena meski tidak suka wortel, Ali masih mengkonsumsi sayur lain, seperti kacang panjang dan kangkung, ini sayuran kegemarannya, karena dua sayuran ini yang melengkapi makanan favoritnya, Pecel.

Tapi mengingat wortel ini yang sangat banyak manfaatnya, terutama untuk kandungan Vitamin A nya yang sepertinya sangat dibutuhkan Ali, yang lumayan banyak menghabiskan waktunya didepan komputer dan gadget, dan kesehatan matanya harus benar-benar dijaga dengan asupan zat gizi yang baik, apalagi kandungan betakaroten pada wortel yang mampu menangkal radikal bebas dan memperbaiki sel-sel, pasti dibutuhkan oleh tubuh Ali yang sedang tumbuh.

Selain itu wortel ini juga jenis sayuran yang banyak nyelip di beberapa jajanan tradisional kita kan, sebut saja risoles, pastel atau fuyunghai, dan itu artinya Ali juga tidak mau memakan semua jajanan itu.

Apalagi beberapa waktu yang lalu, saya mendapat undangan untuk menghadiri gathering diluncurkannya salah satu minuman sari buah dan sayur produksi Kalbe,  Vegie Fruit Premium di Ciputra Health Clinic.




Acara gathering yang bertajuk Ibu Cerdas Pastikan Asupan Sayur dan Buah Terpenuhi untuk Keluarga, dengan tagar aktif selama acara #itsdeleasyousveggie dan #deleasyoustohaveveggie ini juga mengundang beberapa teman Blogger dan media yang tergabung dalam komunitas Ngobras ( Ngobrol Bareng Sahabat), hadir sebagai narasumber adalah Bapak Sakir Sab’atmaja selaku kepala Subdit, Advokasi Kemitraan Kementrian Kesehatan RI, dan dr.Rida Noor SP GK, dokter gizi.


Bapak Sakir menjelaskan Menurut survey hanya sekitar 5% orang Indonesia yang rutin mengkonsumsi buah dan sayur setiap harinya


Beneran ? jadi dari sekitar 250 juta orang ini, hanya sekitar 10 juta orang saja yang di piring makannya terdapat sayur atau buah setiap harinya, terus sisanya makan apa donk ?

Sebenarnya enggak usah jauh-jauh sih, mau ngomong jumlah rakyat Indonesia, kita tengok saja pola makan keluarga kita sehari-hari, sudah tercukupi kah 5 porsi buah dan sayur untuk pemenuhan kebutuhan serat setiap harinya?

Padahal kebutuhan serat ini sangat penting, istilahnya serat ini merupakan alat angkut agar zat gizi ini bisa masuk ke semua organ tubuh, itulah kenapa dalam pemenuhan asupan nutrisi sehari- hari serat dari buah dan sayur ini lumayan besar.

Karena itu Kementrian Kesehatan rajin sekali mengajak masyarakat Indonesia agar mengkonsumsi buah dan sayur lebih banyak untuk membentuk paradigma sehat, selain mengecek kesehatan secara rutin dan melakukan aktiitas isik ( olah raga).


Bapak Sakir

Selain penjelasan dari Bapak Sakir juga ada tambahan dari dr.Rida Noor yang mengingatkan pentingnya fungsi serat dalam tubuh, selain yang saya sebutkan tadi sebagai alat transportasi zat gizi, ternyata serat yang terkandung dalam sayur dan buah juga membuat kerja usus semakin baik, dan itu artinya pengeluaran kotoran dalam tubuh kita menjadi lebih baik, dan membuat proses detox berjalan sempurna.

Tidak hanya itu, serat yang terdapat pada sayur dan buah yang biasanya juga mengandung Vitamin A dan C yang tinggi, dan ke2 vitamin itu sangat dibutuhkan oleh tubuh untuk, salah satunya kulit, jadi orang yang asupan vitaminnya terjaga otomatis keadaan kulitnya juga baik, lembab dan tidak kering, karena Vitamin A ini secara alami memproduksi Collagen yang dikenal sebagai pengencang kulit.


dr.Rida Noor


Dan demi mewujudkan program pemerintah agar masyarakat Indonesia semakin gemar makan sayur dan buah, Kalbe membaca kebutuhan itu, dan juga karena orang Indonesia suka yang praktis maka hadirlah  Vegie Fruit Premium, minuman ini masuk kategori minuman sari buah, karena memang dibuat dari sari buah asli, dengan teknologi pengawetan alami yaitu dipasteurisasi, jadi sama sekali tidak mengandung pengawet buatan, amanlah pokoknya..

Minuman  dengan kombinasi sari buah jeruk, nanas dan sari sayur wortel ini pas saya coba rasanya enak, varian yang beredar untuk saat ini adalah Carrot Squeeze dengan ada sensasi serat dari sari buah dan sayur yang masih tersisa, dikemasannya dijelaskan minuman ini bisa menjadi sumber Vitamin A dan C yang baik, karena kandungan kedua vitamin itu tinggi di ketiga bahan utamanya.

Pertama kali mencoba minuman ini, saya langsung teringat dengan Ali yang sangat amat tidak doyan dengan wortel, saya penasaran dengan reaksinya nanti saat mencoba minuman ini, karena ternyata rasa dan bau langu dari wortel sepertinya hilang, dan kalah dengan rasa segar dan enak dari nanas dan jeruk.

Sebenarnya saya sendiri pernah juga mencoba membuat jus perpaduan Wortel, nanas dan jeruk, yang memang kata Mbak Adelia Pramasita, Brand Manager Juice Kategori PT Kalbe Farma Tbk merupakan jus kombinasi yang paling sering di cari oleh penggemar jus di Indonesia, berdasar riset kepada beberapa pedagang jus, tapi hasil jus yang saya buat masih kalah enak dengan minuman ini, mungkin saja komposisinya kurang pas yah..


Mbak Adelia


Mencoba  Vegie Fruit Premium, apa kata Ali?




Dan akhirnya hari itu setelah acara selesai, saya membawa beberapa botol minuman ini, yang memang disediakan sebagai goodie bag, begitu sampai rumah saya langsung memasukkannya kedalam kulkas, karena memang minuman ini lebih enak dinikmati dalam keadaan dingin.

Setelah dingin saya coba memberikannya ke Ali, awalnya dia menolak, apalagi lihat gambar wortel segede gaban dikemasannya, tapi dengan sedikit rayuan gombal akhirnya dia mau juga mencobanya.

“Gimana rasanya?” saya penasaran.
“ Emang wortel rasanya kayak gini ya?”
“Ya ealaaah...” sahut saya.
“Beneran ?” dia bertanya, sambil terus meminum  Vegie Fruit Premium yang digenggamnya.
“ Kayaknya rasa wortel itu ga seserem keliatannya yah?” akhirnya dia ngomong juga.

Yesss.. misi saya sepertinya berhasil, ternyata selama ini Ali jijik bin ngeri dengan wortel karena dia memang sudah benar-benar lupa dengan rasanya, akhirnya saya coba untuk kembali membujuknya untuk makan sop buatan saya yang juga ada wortel didalamnya.

“Not bad..” dan sop sayur itupun ludes.


CLBK dengan si wortel


Dan sampai sekarang saya masih terus menyediakan  Vegie Fruit Premium di kulkas, karena di kemasannya juga disebutkan kalau minuman ini tanpa pengawet, pewarna dan pemanis buatan, jadi enggak ada salahnya kalau saya menyediakannya dirumah dan dikonsumsi anak-anak, istilahnya enak tapi sehat apalagi kandungan serat pangannya juga lumayan tinggi, sekitar 12 gram perbotol, jadi bagus buat pencernaan mereka.


Vegie Fruit Premium buat bekal sekolah Ali


Tapi yang lebih menggembirakan, ternyata minuman ini bisa membuat Ali kembali menyukai salah satu sayuran yang sempat dibencinya, kayak CLBK gitu deh..
#Enaktapisehat
#itsdeleasyousveggie
#veggiefruitpremium
#deleasyouswaytohave

Akun resmi Vegie Fruit Premium
Facebook : vegiefruitid
Instagram  : @vegieruitID
Twitter      :@Vegiefruitid



 

Saturday, May 13, 2017

Sariwangi Ajak Keluarga Indonesia untuk #BeraniBicara




Kalau ada yang mengganjal, mending di bicarakan saja

Sepertinya sering sekali yah mendengar kalimat seperti itu yah.. tapi apa benar kalau ada sesuatu yang membuat kita tidak enak atau tidak sesuai dengan hati kita, terus kita bicarakan maka masalah akan selesai begitu saja ? harusnya sih seperti itu, tapi bagaimana cara bicaranya? Itu yang sering jadi pertanyaan.

Sederhana memang kedengarannya, tinggal bicara saja.. tapi kan tidak selalu mudah seperti itu.

Membicarakan sesuatu masalah apalagi yang lumayan sensitif memang tidak semudah itu, ada beberapa hal yang terkadang membuat kita sering meahan suatu pembicaraan dengan beragai alasan, enggak enaklah.. takut memicu konliklah atau takut menyakiti lawan bicara kita.
“ ya sudahlah.. mungkin enggak usah dibicarakan aja kali yah”
“ Nanti kalau di bicarakan malah jadi rame “
Padahal takut membicarakan hal-hal yang memang seharusnya dibicarakan malah akan membuat masalah itu semakin besar, apalagi dalam keluarga.

Keluarga merupakan komunitas terkecil dalam masyarakat, sebisa mungkin sih setiap anggotanya saling terbuka dan tidak saling takut untuk berbicara satu dengan yang lain mengenai berbagai masalah, sehingga terbangun keluarga yang harmonis.

Berkaitan dengan hal itu, Sariwangi sebagai salah satu merek teh yang sudah ada sejak 1973 ini ingin mengajak para keluarga Indonesia untuk lebih terbuka dalam membicarakan segala hal antar anggota keluarganya, dengan mengangkat tema kampanyenya #BeraniBicara.



Hari Selasa tanggal 9 Mei kemarin, Sariwangi seccara khusus mengundang para Blogger yang tergabung dalam komunitas Mommiesdaily dan rekan media untuk menandai dimulainya rangkaian kegiatan kampanya “Berani Bicara” ini, bertempat disalah satu restoran yang cozy dan hangat suasananya di sekitaran Jakarta selatan.

Bapak Johan Lie selaku Brand Manager Sariwangi menjelaskan selama 40 tahun Sariwangi sudah menemani dan sudah bagian berbagi dari keluarga Indonesia, bercerita atau sharing memang sudah menjadi bagian yang tak bisa dilepaskan dari kebiasaan orang Indonesia, tapi ternyata menurut riset, apa yang biasa dibicarakan atau share itu hanya hal-hal yang aman saja, sehingga keterbukaan keluarga Indonesia masih menjadi tantangan.


Bapak Johan Lie

Perwakilan dari Mommiesdaily


Bapak Johan yang ternyata juga baru punya baby ini juga mengungkapkan kalau sariwangi dengan kampanye terbarunya #beraniBicara diharapkan akan menjadi motivasi keluarga Indonesia agar lebih terbuka dan mau membicarakan hal yang sensitif sekalipun.

Sebagai narasumber acara itu juga hadir Mbak Ratih Ibrahim, Psikolog Keluarga yang selalu tampil enerjik dan cantik, Mbak Ratih menjelaskan, kalau kita memang merasa kalau orang yang akan kita ajak bicara itu benar-benar menyayangi kita maka tidak ada masalah kalau kita membicarakan hal-hal yang sifatnya sensitif, tanpa perlu takut, mungkin akan ada konflik, itu wajar, karena konflik juga bagian dari komunikasi, tapi selanjutnya konflik itu akan menemukan jalannya bagaimana menyelesaikan masalah.

Dalam keluarga komunikasi antar anggota keluarga, antara suami-istri, anak-orang tua memang kadang ketemu jalan buntu juga sih, saat bertemu suatu masalah, apalagi kita enggan menyelesaikannya dengan membicarakan hal itu, dan itu malah menjadi seperti bisul yang enggak pecah-pecah.

Ada beberapa hal yang biasanya gampang menyulut konflik seperti perbedaan pandangan, keyakinan, masalah ekonomi atau keadaan fisik, dan hal-hal itu memang terkadang riskan buat dibicarakan.

Padahal segala sesuatu harusnya bisa diselesaikan dengan kita mengungkapkannya, cari waktu yang tepat, bisa sambil ngeteh bareng atau saat lagi ngumpul bersama anggota keluarga.



Suasana gathering


Selain Ratih Ibrahim, ada juga tamu spesial yang hadir di acara yaitu sang Brand Ambassador Sariwangi, Mona Ratuliu, Ibu 3 orang anak *sama donk kita* yang salah satunya sudah beranjak remaja ini memang keren banget, sebagai Ibu dia bisa sekali menyeimbangkan waktu untuk dirinya sendiri dan keluarga.

Dan ternyata masalah yang dihadapi Mona Ratuliu ini juga hampir sama dengan saya lho.. hal paling sulit adalah saat menjalin komunikasi dengan si anak remajanya, memang perlu skil khusus yah menghadapi mereka ini, tapi Alhamdulillah kami bisa menjadi teman sekaligus Ibu buat anak-anak remaja ini.

Di sela-sela acara juga diputar video tentang keluarga Mona Ratuliu yang sempat bingung karena sang Ibu mendapat tawaran pekerjaan yang mengharuskan keluar kota selama beberapa minggu, tapi memang berat rasanya yah.. buat seorang Ibu untuk meninggalkan keluarga dalam waktu yang lumayan lama, tapi setelah dibicarakan ternyata masalah itu terpecahkan, semua anggota keluarga memang harus saling dukung.

Memang sih.. video yang diputar hanya untuk kepentingan kampanye ini, tapi disinilah kerennya, kebanyakan video digital dari Sariwangi itu enggak hanya sekedar iklan dan menjual teh saja, tapi sering banget menyentuh kehidupan sehari-hari kita terutama kedekatan dalam keluarga, karena memang sudah komitmen mereka untuk membuat kegiatan ngeteh tak hanya sekedar menkmati secangkir teh, tapi lebih mengangkat kebersamaan saat menikmati secangkir teh itu.




Sebenarnya tidak hanya sekali ini saja Sariwangi meluncurkan kampanye yang mengajak keluarga Indonesia untuk lebih intens berkomunikasi antar anggota keluarga, di tahun 2008 dengan mengangkat tema “Mari Bicara” sukses hingga menerbitkan buku yang berisi gaya berkomunikasi 100 keluarga Indonesia, juga di tahun 2013 Sariwangi memulai gerakan 15 Menit Sehari, yah waktu yang cukup pendek yang harus kita sisihkan untuk sekedar berkumpul dan bercengkerama bersama keluarga sambil ditemani secangkir teh Sariwangi.

Dan di kampanye terbarunya, #BeraniBicara ini akan merilis beberapa video Kisah Keluarga Mona, yang salah satunya diputar saat acara Gathering kemarin, di video-video itu nantinya bakal berisi beragam masalah yang sering dihadapi keluarga Indonesia saat berkomunikasi, selain itu Sariwangi juga mengajak keluarga Indonesia untuk juga ikut serta berbagi tentang komunikasi dalam keluarga dengan menuliskannya di www.mari-bicara.com dan nantinya bisa menjadi inspirasi buat keluarga lain di seluruh Indonesia.


Seluruh pendukung acara





Thursday, May 4, 2017

Beauty Class bersama Biokos di Kemilau Wajah Bunda Indonesia





“Komunitas adalah sebuah kelompok sosial dari beberapa organisme yang berbagi lingkungan, umumnya memiliki ketertarian dan habitat yang sama”
-Wikipedia-

Jadi berkomunitas bisa dikatakan berkumpulnya orang dengan satu minat dan ketertarikan yang sama, biasanya setiap anggota dari komunitas itu memiliki keinginan untuk membuat komunitasnya selalu eksis dan berkembang.

Siapa saja bisa memiliki komunitas, tak terkecuali para perempuan atau Ibu-ibu yang notabene biasanya hanya berkegiatan didalam rumah.

Komunitas untuk perempuan biasanya tidak jauh dari persamaan hobi para anggotanya, seperti memasak, membuat craft atau hobi yang lain.

Salah satu komunitas khusus Ibu-ibu di Indonesia yang memiliki banyak manfaat buat para anggotanya adalah Wajah Bunda Indonesia, yang sudah berkibar sejak 5 tahun lalu.


Happy Birthday Wajah Bunda Indonesia pict by Bunda Febriana


Sang founder komunitas ini Fiki Maulani Kursidi yang biasa disapa Bunda Fiki, menginginkan agar para Bunda anggota komunitasnya mendapat banyak ilmu dan pengalaman melalui berbagai kegiatan yang ada di komunitas Wajah Bunda Indonesia.


Bunda Fiki, founder WBI

Saya sendiri sudah sekitar 4 tahunan gabung di komunitas ini, waktu itu anggotanya belum sebanyak sekarang ini, kalau sekarang anggitanya sudah lebih dari  4000 anggota pasif dan 600 anggota aktif,   ini jumlah yang wow banget kan...

Wajah Bunda Indonesia ini merupakan komunitas dengan member mayoritas wanita usia produktif 25 tahun sampai 45 tahun dengan beragam latar belakang profesi, sinergi antar profesi ini yang membuat komunitas ini semakin solid, dan membawa banyak manfaat.

Para member ini aktif ikut beragam event atau acara yang digelar WBI atau rekanannya, tahu sendiri donk.. bejibunnya acara yang bermanfaat banget  di Jakarta dan sekitarnya setiap hari..nah dengan adanya WBI ini biasanya brand atau instansi terkait yang akan mengadakan event yang berhubungan dengan dunia perempuan akan mengajak bekerjasama dengan mengundang para member WBI.

Lalu dengan jumlah anggota yang MasyaAllah banyaknya itu, apa iya semua bakal ikut event? Ya itulah perlunya koordinasi yang biasanya dilakukan para admin WBI,  biasanya acara akan disesuaikan dengan kebutuhan para member, misalnya acara khusus untuk Ibu-ibu dengan anak balita, atau spesifikasi yang lain.

Selain itu secara rutin WBI ini juga mengadakan pelatihan lho.. beberapa member yang memiliki ilmu dan keterampilan, tidak segan-segan membagikan ilmunya lewat acara-acara latbar (latihan bareng) baik memasak, membuat kue dan lain-lain.

Pokoknya , bisa dibilang ngumpul di WBI itu banyak enaknya plus setiap pulang acara seringnya bawa ilmu plus oleh-oleh *emak-emak teteup*

Forum komunikasi yang digunakan antar member WBI memang lebih banyak dilakukan di grup Whatsapp, tapi karena semakin bertambahnya jumlah anggota, sekarang WBI ini punya beberapa grup Whatsapp untuk setiap wilayah.

Dan tepat di tanggal 30 April 2017 beberapa waktu yang lalu, WBI punya hajatan besar,  yang bertepatan dengan ulang tahunnya yang ke 5, acara digelar di Pejaten Village ini berlangsung sangat meriah, tagline acara Kemilau Wajah Bunda Indonesia menjadi tema di ulang tahun kali ini.

Gimana enggak meriah coba.. ada 5 talkshow, penampilan artis papan atas gaek Yana Yulio, penampilan para Bunda member WBI, penampilan anaknya Bunda member WBI, booth beragam produk, pembagian door prize..huwaa..nulisnya aja ngos-ngosan .

Jadi kebayang donk..bagaimana riweuhnya para panitia menyiapkan acara yang digelar dari pagi sampai malam ini, kabarnya sih para panitia sudah stand by di lokasi sebelum mall dibuka dan mondar-mandir ngangkut goodie bag yang segambreng karena beda sesi talkshow berarti beda goodie bag juga properti untuk acara besar ini, sallutte ! buat para panitia acara Kemilau Wajah Bunda Indonesia ini, angkat topi deh.. dan selamat kalian memang luar biasa, acara berlangsung sukses dan meriah.

Saya yang meskipun termasuk membernya tapi enggak ikutan sibuk *member apa coba* karena saya hanya datang pas sesi Beauty Class bersama Biokos , sekitar jam 1 an.

Karena uber-uberan dengan sesi talkshow yang lain, jadi waktu yang disediakan hanya sekitar 1 jam, tapi tidak mengurangi esensi dari acara ini koq.

Tak hanya menggelar beauty class dengan memperagakan bagaimana membersihkan wajah yang benar dan mengaplikasikan make up sederhana tapi elegan, tapi juga tim Biokos ini juga memberikan kesempatan para Bunda untuk melakukan skin test di boothnya yang terletak di sebelah kanan panggung utama.


Skin test by Biokos


Suasana booth Biokos.

Dimulai dengan penjelasan dari Mbak Rani dari Biokos, baru mulai acara sudah bagi-bagi hadiah lho..

“sebutkan beragam jenis kulit..” pertanyaan dilontarkan kepada seluruh Bunda yang hadir disitu.

Dan penjawab berhak atas hadiah dari Biokos, saya ? bukaan..


Senengnya yang dapat hadiah


Ternyata ada 3 jenis kulit , yaitu :

  1.   Kering cirinya sering tampak kusam, gampang keriput dan flek hitam. 
  2.   Kulit berminyak cirinya kulit tampak berpori, mengkilap dan make up susah nempel.
  3.  Kulit normal, cirinya mulus, rata, lembab dan make up atau kosmetik mudah menempel


Kalau saya sendiri sih jenis kulitnya berminyak, bahkan bisa dibilang kilang minyak malah.. enggak heran kalau make up gampang sekali luntur, termasuk eyeliner yang begitu dipakai, sejam kemudian sudah meleber kemana-mana.

Dan di Beauty Class bersama Biokos kali ini yang bertajuk “ Seaweed Home Facial & Eye Won’t Worry “ kita para undangan di presentasikan bagaimana tahapan-tahapan merawat kulit wajah tanpa harus ke salon, cukup dilakukan sendiri di rumah dengan beragam produk dari Biokos tentunya, yang merupakan Make up aman dan halal.

Produk-produk Biokos sebenarnya merupakan kelas Premium dari Sari Ayu Marthe Tilaar, konsepnya yang mengemuka feel alive at any age membuat variannya juga disesuaikan dengan umur, seperti 20+, 30+ atau 40+.

Ok deh.. saya mulai yah bagaimana prosesnya yah perawatan dirumah ini, yang katanya hasilnya bakalan sebanding dengan kalau kita perawatan di salon, o iya.. di kesempatan ini yang menjadi model adalah salah satu Bunda yang berusia 28 tahun, masih muda sih


Suasana Beauty Class by Biokos


 •    Membersihkan wajah menggunakan milk cleanser, disini pakai Biokos Anti Wrinkle Cleanser, aplikasikan cleanser pada 5 titik wajah dan ratakan dengan gerakan memutar kearah atas wajah, setelah itu bersihkan sisa cleanser menggunakan washlap atau kapas.
•    Membersihkan sisa cleanser menggunakan facial foam, ada beragam pilihan untuk ini, Biokos menyediakan sesuai rentang usia.
•    Menyempurnakan proses pembersihan dengan mengaplikasikan toner atau penyegar, ini berguna untuk menutup pori-pori yang sudah terbuka selama proses pembersihan.
•    Mengaplikasikan Anti Wrinkle Revival Peeling by Biokos, gunanya adalah mengangkat sel kulit mati yang beregenerasi tiap 2 minggu sekali, sisa dari pengangkatan ini lalu di bersihkan menggunakan washlap basah.
•    Mengaplikasikan Intensive Brightening Serum, yang ini dari salah satu varian Derma Bright Biokos, serum ini mengandung Humus Lupulus Extra untuk mencegah hiperpigmentasi.
•    Mengaplikasikan Massage Cream atau krim pemijat, selanjutnya dilakukan pemijatan dengan arah keataS secara berputar.
•    Memakai Anti Wrinkle Essential Mask by Biokos, perlu diingat pemakaian masker tidah boleh sampai kering banget yah, apalagi sampai dibawa tidur, cukup 10-15 menit saja, selanjutnya bersihkan masker.
•    Angkat sisa masker denganwashlap hangat dan kembali aplikasikan serum untuk mengunci kelembababnnya.

Kalau diikutin semua tahapan-tahapan itu repot ya kelihatannya ? enggak juga koq, dari semua tahapan itu butuh waktu enggak lebih dari 45 menit, bayangkan saja 45 menit setiap minggu dan kita akan mendapat kulit sehat.

Eh..di Beauty Class by Biokos kali ini juga kehadiran tamu istimewa lho, ama Mama Snow atau Tara Amelz Blogger ngehits yang sering berbagi banyak informasi menarik di blognya, Tara Amelz ini ternyata sudah lama memakai produk-produk dari Biokos, ga heran yah kenapa wajahnya selalu terlihat segar.


Tara Amelz (kanan) Blogger hits ternyata pakai Biokos juga


Biokos adalah skincare yang aman formulanya disesuaikan dengan kondisi iklim di Indonesia yang tropis, mengingat lifestyle dari para wanita masa kini yang ingin tampil cantik dengan waktu yang terbatas maka rangkaian kosmetik Biokos ini sepertinya bisa jadi pilihan, karena para wanita menginginkan beauty without worry, cantik tapi aman.


Me with Tara Amelz


Masih berhubungan dengn beberapa produk dari Biokos nih, saya ingin memberikan review tentang beberapa produknya , yaitu :

Biokos Derma Bright Facial Foam 




Pertama kali mencoba produk ini kesannya sih seperti mencoba produk sabun pembersih lainnya, tapi bedanya teksturnya lebih lembut, dan saat dicampur dengan air agak sedikit susah berbusa, saya yang terbiasa memakai sabun pembersih wajah dengan banyak busa, agak kaget sih, dan agak kurang nyaman, padahal sebenarnya sabun pembersih wajah yang bagus harusnya memang tidak terlalu banyak mengandung detergent penyebab busa itu.

Kandungan dari Biokos Derma Bright facial foam ini adalah lightening alpha Arbutin yang mampu menghambat pembentukan melanin dan Bio Brightening Complex yang membuat kulit tampak lebih cerah, selain itu facial foam ini juga mengandung formula anti iritasi, cocok untuk penggunaan sehari-hari.

Ada yang unik nih dengan kemasan dari produk ini, yaitu memakai teknologi kemasan kedap udara yang membuatnya lebih higienis dan ekonomis, karena sistem kedap udara ini akan memompa dari bawah, dan memungkinkan pengeluaran produk hinga ke tetes terakhir, jadi cara mengeluarkan produk cukup pencet kebawah bagian atas kemasan dan krim akan keluar secukupnya.




Harga produk facial foam ini sekitar Rp 154 ribu.

Biokos Derma Bright Day Cream




Sebagai wanita, saya juga ingin donk punya kulit yang cerah tapi bukan putih pucat yah.. apalagi sampai memerah bak udang rebus, enggak deh.

Krim siang dari Biokos ini dipakai setelah saya membersihkan wajah menggunakan Biokos Derma Bright Facial Foam, teksturnya lembut dan gampang merata, di pemakaian-pemakaian awal ada sedikit rasa gatal di area dagu saya, mungkin itu reaksi awal pemakaian produk baru yah.. tapi over all ok, memakai krim ini tidak tampak pucat apalagi kemerahan, tapi karena kondisi kulit wajah saya sangat berminyak jadi setelah memakai krim ini tambahlah berminyaknya, mungkin sebaiknya saya memakai Biokos Derma Bright Intensive Serum nya yah.. untuk mengurangi minyaknya.

Tapi kondisi berminyak-minyak itu tidak berlangsung lama sih, setelah saya memakai bedak tabur, wajah saya terlihat sangat glowy, dan saat dipegang terasa lembut dan kenyal.

Bahan akti dalam krim ini adalah Humulus Lupulus Ekstra yang berungsi untuk menyamarkan noda hitam di wajah, memang di beberapa titik diwajah saya ada spot sih.. tapi efek dari pemakaiannya belum saya rasakan, karena memang baru.

Selain itu Biokos Derma Bright Day Cream ini juga efekti menangkal radikal bebas dan melindungi kulit wajah dari pengaruh buruk sinar ultra violet, karena mengandung SPF ( Sun Protection Filter) 25, itu artinya  krim ini mampu melindungi selama 4 jam lebih, dengan hitungan 25 X 10 = 250 menit, sama dengan 4 jam 10 menit, dan selama rentang waktu itu kulit wajah kita akan terlindungi.

Teknologi yang diterapkan di rangkaian Biokos Derma Bright ini adalah " Total Whitening Concept" yang sudah teruji klinis mampu mengatasi berbagai masalah hiperpigmentasi.

Baru 4 hari pemakaian, saya belum begitu merasakan perubahan warna kulit, tapi efek lembut dan kenyal sih sudah didapat.

Harga produk ini sekitar Rp 263 ribu.




Caring By Biokos Automatic Eyeliner




Ini sepertinya bakal jadi produk favorit saya, saya memang tidak begitu suka berdandan yang menor dan tebal, tapi saat keluar rumah saya senang kalau memakai riasan yang tipis-tipis, sedikit lipstick warna nude, blush on warna peach dipipi atau shadow warna pink di kelopak mata sudah cukup buat saya.

Tapi sesekali saya juga memakai eye liner agar penampilan mata lebih dramatis, tapi seringnya bukannya malah cantik tapi malah belepotan, sepertinya kelihaian saya menggunakan aplikator eye liner sangat tidak bisa diandalkan.

Dan ternyata produk eyeliner dari Caring by Biokos ini cocok buat saya yang sering mengalami kerepotan saat memakai eyeliner, bentuknya pensil tanpa diraut, hanya didorong keatas, warnanya juga lumayan pigmented, karena dengan sekali goresan saja sudah terlihat.

Ada yang unik dari eyeliner ini, di bagian ujungnya disediakan Smudger, semacam busa bulat yang berfungsi untuk membaurkan warna dan juga sebagai corrector.

Caring by Biokos Automatic Eyeliner inijuga mengandung Jojoba Oil dan Vit E yang diklaim akan mampu melembabkan, jadi saat memakai eye liner ini kelopak mata kita akan terus terlindungi.

Ada dua varian warna dari eye liner ini, warna coklat dan hitam, kalau saya sih lebih memilih warna hitam karena lebih pigmented dan langsung tampak nyata saat dipakai, tapi yah semua tergantung selera yah..warna coklat juga terlihat lembut dipadu dengan aye shadow bertone lembut.

Harga Biokos Automatic Eyeliner ini sekitar Rp 115 ribu dipasaran.

Ok..that's all, cerita keseruan saya di acara Kemilau Wajah Bunda Indonesia, juga review produk-produk Biokos, semoga bermanfaat yah..