Monday, February 4, 2019

Mengenal Brain Gym untuk Mengatasi Stres dan Mengoptimalkan Potensi Otak Anak



Assalamualaikum Mama-mama hebat..

Bagaimana kabar Mama dan anak-anak? masih belum bosan kan belajar terus untuk tumbuh kembang anak kita agar lebih baik?

Artiikel saya kali ini akan membahas tentang stres pada anak dan bagaimana mengatasinya, hayoo pasti ada yang mikir seperti ini, anak--anak koq stres, mereka kan tahunya bermain saja.

Jangan salah, anak-anak malah lebih rentan lho terpapar stres, berangkat sekolah dan seragamnya salah saja mereka sudah stres, juga hal-hal remeh lainnya.

Saya ingat waktu itu anak pertama saya diumur 9 atau 10 tahunan ngambek tidak mau berangkat sekolah gara-gara tas sekolahnya ada merek sponsornya, maklum lah namanyya anak Blogger kadang pakai properti sekolahpun dari isi goodie bag, hehehe...Dan ternyata hal ini sukses lho membuat anak saya stres, badannya panas dan semangatnya turun drastis, sampai akhirnya saya membeliikan tas baru dan itu tidak serta merta membuatnya kembali eria, buttuh wakttu beberapa hari sampai dia melupakan tragedi tas "bermerek" itu.

Tantangan dalam belajar dan tuntutan untuk bisa menguasai hal baru juga bisa menimbulkan stres pada anak, jadi kita sebagai Orangtua juga harus peka dan menari cara bagaimana mengatasinya, padahal stres pada anak menghambatt potensi otaknya lho...Nah kita sebagai Orangtua harus peka dan mencari cara bagaimana mengatasinya


Brain Gym untuk mengatasi stres dan mengoptimalkan potensi otak anak.




Sebenarnya ada beberapa cara yang bisa kita tempuh agar otak anak kita berkembang optimal, stimulasi dan nutrisi sangat dibutuhkan, tak hanya itu pola asuh yang baik juga membuat anak lebih rileks dan otaknya akan bekerja optimal.

Kini juga berkembang satu metode yang bisa kita pakai untuk memaksimalkan kinerja otak anak-anak kita yaitu Brain Gym.



Sebelumnya saya mengenal Brin Gym saat berkumpul dengan teman-teman sesama Orangtua yang memiliki anak berkebutuhan khusus di Forkasi Bekasi, Hania yang mengalami ADHD sering sekali sulit untuk mengendalikan emosinya, apalagi kemampuan bicaranya juga terbatas, dan ini lumayan sering membuatnya stres kalau orang--orang disekitarnya tidak mengerti apa yang dia maksudkan.

Waktu itu ada yang menyarankan Brain Gym agar kontrol emosi Hania membaik, saya mulai mencari-cari nih apa dan bagaimana Brain Gym ini.

Koq yah ndelalah saya mendapat undangan yang sangat spesial, acara seminar parenting dengan tema "KID'S BRAIN GYM FOR OPTIMUM LEARNING AND EMOTIONAL BALANCE" yang digelar oleh Happy Bear Child Development, pusat tumbuh kembang anak yang dimiliki oleh Nassa School , yaitu sekolah inklusi yang berada di kawasan Pondok Melati , Bekasi.

Bukankah ini sau kebeulan yang manis? apalagi pembicaranya adalah seorang Instruktur di www.braingym.org , yaitu Ibu Devi Riana Sari, SP.

Brain Gym ini juga menjadi program khusus yang diterapkan di Nassa School dari mulai tingkat KB sampai SMA, tujuannya agar anak lebih siap belajar dan mengelola emosi mereka saat menerima pelajaran di kelas.

Metode Brain Gyn

Ada 4 poin penting dalam Brain Gym ini, yaitu :

P A C E

P : Positif
A : Active ( Gerakan silang) 
C : Clear ( sakelar otak)
E : Energetic ( minum air putih)



Kita mulai dari bawah dulu yah...

E : Energetic ( minum air putih)

Air putih ini menjadi sangat krusial dalam latihan sederhana ini, karena memang sebagian besar unsur pembenttuk otak adalah air, jadi sebelum memmulai latihan ini kita wajib minum air putih dulu tidak perlu banyak--banyak, cukup seteguk atau  teguk.

C. Clear ( sakelar otak)




Sebelum memulai sesuatu kan kita biasanya menyalakan dulu perangkattnya, nah.. dalam Brain Gym pun seperti itu, gerakannya adalah satu tangan diletakkan diatas pusar lalu tangan satunya dua jari diletakkan di ceruk yang terdapat dibawah tulang yang terdapat dibawah leher kita, tekan dengan lembut.

A.Active ( gerakan silang)




Mulai panas nih, karena sakelarnya sudah ttersambung selanjutnya gerakan silang, kaki kanan menyentuh tangan kiri, bisa dilakukan di depan atau belakang tubuh.

P : Positif ( kait rileks)




Gerakan yang dilakukan seimbang kanan-kiri, dan saling dikaittkan, kaki kiri disilangkan dengan kaki kanan juga tangan kanan dikaitkan dengan tangan kiri, sambil terus mengatur napas .


PACE ini bisa disebut dengan gerakan-gerakan dasar dalam Brain Gym, selanjutnya mash banyak gerakan lain yang fungsinya membuat kitta lebih rileks dan mengurangi stres sehingga kita lebih siap menerima atau melakukan sesuatu.

Beberapa gerakan lain seperti burung hantu,  kaki melambai, menguap berenergi atau yang lainnya bisa dilakukan setelah gerakan dasar PACE ini. 

Di saat acara berlangsung kami juga diajak merasaan manfaat Brain Gym ini, kami diberi simulasi stres, dengan diminta menulis menggunakan tangan yang kita tidak biasa pakai,  huruf sambung pula, ditambah bunyi-bunyian yang menambah stres, dan ini membuat saya benar-benar tegang, jantung berdegup kencng, tidak bisa mikir apa-apa, pokoknya enggak nyaman. Tapi setelah melakukan Brain Gym ini saya merasa lebi rileks dan bisa melakukan hal tadi membuat saya stres dengan lebih nyaman.

Hasil tulisan pakai tangan kiri,  atas sebelum melakukan Brain Gym,  bawah setelah melakukan Brain Gym. 


Saya jadi membayangkan anak-anak pasti juga mengalami stres yang sama saat menerima hal baru, belum lagi kita yang kadang gemes dibarengi ucapan
" aduuuh...masa gitu aja ga bisa"

Pastilah mereka merasa sangat tertekan, padahal sebenarnya kitta bisa ajak kita untuuk melakukan Brain Gym sebelum memulai kegiatannya itu agar mereka lebih rileks.

Saya juga bertekad menerapkan Brain Gym ini untuk Hania, berdasar pengalaman dari Ibu Devi sendiri yang juga menerapkannya pada anaknya yang mengalami Autisme dan Alhamdulillah mencapai perkembangan yang signifikan, tapi untuk ABK mungkin harus lebih banyak dibantu yah.. karena mereka kan susah sekali untuk mengikuti gerakan kita.


Mengenal Nassa School dan Happy Bear Development Center.


Salah satu sudut Nassa School


Setelah membahas tentang Brain Gym ini, enggak afdol rasanya kalau saya tidak mengulas sedikit tentang tempat diselenggarakannya acara ini, masalahnya sekolah yang akan saya bahas ini keren banget....hehehe

Nassa ( Nasional Satu) School adalah sekolah inklusi yang berada di sekitaran Pondok Melati, Bekasi. Sebenarnya ada 2 area Nassa School ini, 1 di Pondok Melati, dan 1nya lagi di area Pondok Gede, Bekasi. 

Jenjang pendidikan di Nassa School ini mulai dari KB, TK, SD, SMP dan SMA , jadi yang saya datangi kemarin adalah kampus  B untuk jenjang KB dan TK yang juga difungsikan untuk Outing Class jenjang SD sampai SMA , fasilittas penunjang untuk terapi anak berkebuttuhan khusus sebagai siswa inklusi juga adanya di kampus B ini.

Fasilitas Nassa School ini bisa dibilang sangat baik, ruang belajar yang nyaman, lega dan menyatu dengan alam, desain arsitekturnya juga sangat baik, konsep ala-ala castle sepertinya bagus sekali menstimulasi imajinasi anak-anak.

Ruang kelas TK dan KB

Fasilitas kolam renang

Saung-saung untuk kegiatan outdoor. 


Sebagai sekolah inklusi saya melihat fasilitas yang disediakan sudah baik sekali, saya juga sempat mampir melihat Pusat tumbuh kembangnya yaitu Happy Bear, disitu ada ruangan-ruangan untuk terapi wicara, terapi Sensori Integrasi, fisioterapi juga ruang konsul yang memadai.

Pusat tumbuh kembang di Nassa School

Ruang-ruang terapi untuk menunjang kelas inklusi 


Untuk penunjag belajar siswa, saya juga lihat lumayan lengkap, ada kolam renang, ruang terbuka hijau yang luas, lapangan-lapangan untuk kegiatan olahraga juga saung-saung yang biasanya dipergunakan para siswa untuk belajar saat Outdoor Class yang dilakukan selama 3 minggu untuk 1 semester.

Ingin mencari lebih banyak informasi tentang nassa School bisa lho mencari tahu di akun-akun sosial media ini :

Facebook : Nassa Valley
Instagram : @nassavaley
Twitter     : @nassavalley
Websitte  : www.nassaschool.com

Nassa Valley School
Jl. Rambutan no 8 Jatimurni Pondok Melati Bekasi,  telp : 021 84307063

*sumber foto : Pribadi dan Pinterest
















No comments:

Post a Comment