Friday, December 23, 2016

LOTTE Chocopie Mengajak Para Ibu Merayakan Momen Kebersamaan di Hari Ibu



Menjadi seorang Ibu dan memiliki anak adalah suatu anugerah terindah yang setiap perempuan bisa mendapatkannya, itu adalah hadiah sekaligus kepercayaan yang Tuhan berikan kepada kita.

Menjadi Ibu artinya tidak sekedar melahirkan dan membesarkan anak-anak saja, tapi juga bertanggungjawab penuh atas perkembangan dan  berusaha ada untuk mereka.

Di era moderen dan dinamis seperti ini, disaat semua orang sibuk dengan dirinya sendiri dan kebutuhan hidup yang seringkali menuntut sumber penghasilan keluarga tak hanya dari satu orang, membuat banyak Ibu yang akhirnya ikut membantu perekonomian keluarga dengan bekerja, dan itu artinya mereka harus meninggalkan rumah, berjarak dengan anak-anaknya.

Kenapa keterikatan emosi ini penting untuk tumbuh kembang anak? karena menurut penelitian anak yang mempunyai ikatan emosional yang bagus dengan orang tuanya terutama Ibu, akan tumbuh menjadi anak dengan kematangan emosi dan kemampuan sosial yang baik saat mereka dewasa nanti, dan faktor ini penting untuk masa depannya.

Tapi apakah Ibu bekerja artinya tidak memiliki lagi waktu untuk bisa menjalin kebersamaan dengan anak-anak mereka? tidak juga, Ibu bekerja bisa memanfaatkan waktu dengan efektif dengan menerapkan premium bonding moment saat bersama anak-anaknya, menikmati kebersamaan dengan hadir secara penuh baik jiwa dan raganya didepan anak, meski waktu yang ada tidaklah lama.

Mengingat hal ini, pentingnya menjaga kualitas hubungan para Ibu masa kini yang sibuk dan memiliki banyak kegiatan dengan anak-anaknya, mebuat LOTTE Chocopie, salah satu brand cemilan dari Jepang mengajak para Ibu ini untuk lebih kreatif dalam memanfaatkan waktu bersama anak.

LOTTE Chocopie, produk cemilan kek vanila berlapis coklat ini secara konsisten memberikan beragam tips yang bermanfaat untuk menciptakan premium bonding moment bersama anak-anak kita, bahkan di hari Ibu ini secara khusus mereka mengadakan serangkaian kegiatan yang bertujuan untuk menciptakan kedekatan Ibu-anak.

Acara yang berupa kompetisi dengan tajuk "Mother's Day Bonding" ini sudah berjalan dari 21 November 2016- 21 November 2016 diikuti oleh banyak sekali peserta yang mengirimkan foto lewat situs www.lottechocopiemothersday.com  yang menggambarkan kedekatan dengan si anak.

"Sesuai dengan komitmen LOTTE Chocopie yang terus berupaya memberikan inspirasi dalam mempererat kebersamaan keluarga Indonesiadan menciptakan momen keterikatan yang hangat dan berkualitas atau premium bonding moment, berbagai kegiatan telah dilakukan di sepanjang tahun ini, dan untuk merayakan Hari Ibu, LOTTE Chocopie mengajak para Ibu Indonesia untuk mengisi momen-momen keterikatan spesial dengan anak melalui upaya mudah dan praktis walau terbentur dengan keterbatasan waktu"
Oci C Maharani, Brand manager LOTTE Indonesia.
Berkenaan dengan kegiatan ini maka beberapa hari lalu digelar acara media gathering, di pembuka acara Mr.Yasuke Kawabata selalu Marketing Manager Lotte Indonesia mengungkapkan konsistensi brand LOTTE Chocopie yang senantiasa mengajak para Ibu untuk menjalin keterikatan emosi yang baik dengan anak-anaknya untuk asa depan yang baik buat mereka

Mr.Yasuke Kawabata


Dan di acara itu juga hadir dua sosok Ibu yang juga pekerja seni yang memiliki banyak sekali kegiatan, yaitu Mona Ratuliu dan Maudy Koesnadi yang berbagi pengalamannya dalam menciptakan waktu-waktu yang mendekatkan mereka dengan anak-anaknya.

Mona Ratuliu sangpenulis buku ParenThink mengungkapkan kalau ada premium bonding momen bisa dengan tercipta saat kita hadir secara utuh didepan anak kita, tanpa ada embel-ebel atau tntutan acam-macam, hadir secara utuh artinya benar-benar raga dan jiwa kita bersama mereka, lupakan sejenak segala macam tanggungjawab dan menikmati kebersamaan dengan anak-anak kita akan membuat kedekatan yang bagus Ibu dan anak.

Sedang Maudy Koesnadi mengaku kalau banyak cara yang bisa ditempuh dalam upaya menciptakan kedekatan dengan anak tunggalnya, yang memang sedang berada diusia preteen dan biasanya mereka sudah banyak memiliki kegiatan sendiri, tapi dia selalu menjaga kulaitas hubungan yang baik dengan anaknya, meski waktunya terbatas.

Sebenarnya banyak hal bisa kita lakukan dalam menciptakan waktu berkualitas bersama anak, contohnya dengan menghabiskan waktu bersama dengan berkreasi menggunakan benda-benda atau bahan sederhana, salah satunya berkreasi dengan LOTTE Chocopie, anak- anak akan menikmatinya karena memang pada dasarnya cemilan ini disukai anak-anak.

Inspirasi ini saya dapat saat mengikuti acara media gathering kemarin, disalah satu pojok ruangan disediakan space khusus untuk berkreasi dengan LOTTE Chocopie, bahan yang digunakan sederhana, hanya butter cream, aneka coklat tabur dan permen serta buah yang biasa kita temui dirumah, tapi proses berkreasi itu yang membuat saya berpikir kalau anak-anak pasti menikmatinya.

Pojok Kreasi Lotte Chocopie


Hasil kreasi LOTTE Chocopie buatan saya.

Dan akhirnya siapapun kita, apapun pekerjaan kita, kita tetaplah seorang Ibu yang kehadirannya selalu membuat bahagia anak kita, kita adalah Ibu yang akan menentukan bagaimana warna masa depan anak kita, kita adalah Ibu yang setiap pelukannya berarti semangat buat anak kita, 

Selamat Hari Ibu, semoga cinta kita menyamankan anak-anak kita.











Tuesday, December 13, 2016

Para Orang Tua "Kolektor Diagnosa"


Punya tiga anak berarti punya tiga pengalaman kesehatan berbeda tiap anak, itulah yang saya alami, dan artinya pula berkali-kali menjadi penerjemah kata-kata Dokter untuk saya sendiri.

Sebagai orang tua pastinya ingin yang terbaik donk buat anaknya, ingin anaknya tumbuh sehat, pintar dan baik-baik saja, jadi saat menemukan hal yang agak melenceng dari garis milestone tumbuh kebang anak bawaanya kuatir aja.. padahal tiap anak memilki kemampuan untuk tumbuh dan berkembang yang tidak sam a antara anak yang satu dengan yang lain.

Saat punya anak pertama sekitar 15 tahun yang lalu, saya merasa si kecil koq kayaknya lebih kurus dibandingkan anak lain, padahal asupan gizinya cukup, akhirnya saya bertemu beberapa dokter anak dan diagnosa tiap dokter berbeda dokter A mengatakan bisa jadi ada yang salah dengan pencernaanya, dan dokter B bilang kalau anak cenderung kurus biasanya pernafasan atau paru-parunya terdapat flek, nah bingung kan? *Hayati lelah.

Pun saat memiliki anak ketiga, keadaan seperti ini berulang lagi, apalagi kali ini masalahnya lebih serius, Hania anak ketiga saya memilki keterlambatan perkembangan, salah satunya terlambat bicara, dan ini membuat saya kembali berpetualang dan bertemu dengan banyak dokter anak.

Dan ternyata saya tidak sendiri mengalami hal ini, kami para orang tua ini bisa disebut “kolektor diagnosa” setidaknya itu yang saya tangkap saat ngobrol-ngobrol dengan para orang tua disalah satu grup chating sesama Blogger, para Mom Blogger yang notabene lebih aware tentang kesehatan anak ternyata juga punya kekuatiran akan perekembangan anak-anaknya, apalagi kami juga sering mendapat informasi kesehatan dari pihak-pihak yang kompeten saat mengikuti berbagai event yang kami liput, makin jadi deh kekuatirannya, anakku sudah sesuai enggak yah dengan umurnya? atau pertanyaan-pertanyaan lain yang berhubungan dengan itu.

Semakin banyak tahu, semakin banyak kuatir, mungkin itu yang bisa saya gambarkan, saat kita tahu kalau 1-1,5 tahun seharusnya sudah menguasai beberapa suku kata, dan begitu saya tahu Hania di usianya sudah masuk tahun ke 3 belum juga lancar berkata-kata maka kuatirlah saya, tapi untungnya orang yang banyak tahu juga membuatnya lebih mudah menentukan langkah, setidaknya saya tahu harus kemana saya berkonsultasi.

Dan bertemu dengan beberapa dokter bukan masalah gampang lho.. kembali mengalami seperti anak pertama, dokter tumbuh kembang pertama yang saya temui mengatakan kalau Hania mengalami pemendekan lidah, jadi seharusnya ada terapi khusus, tapi itu hanya bisa dilakukan saat si anak masih di bawah satu tahun, jadi dilakukan semacam bedah kecil di bawah lidah agar lidahnya bisa bergerak bebas.

Lain dokter, lain diagnosa, setelah dokter pertama mengatakan kalau lidah Hania pendek, artinya yang bermasalah adalah organ tubuh yang digunakan untuk berbicara, naah.. dokter anak selanjutnya yang saya temui malah mencurigai kalau ada yang tidak beres dengan struktur otak Hania, karena beberapa tahun sebelumnya saya pernah mengalami keguguran akibat virus Rubella.

As a Mom atau Emak yang bingung apalagi ditambah informasi yang liar banget dari berbagai sumber, manambah kebingungan saya.

Tapi saya sadar, kalau dokter boleh menegakkan diagnosa dan memberikan saran, tapi kitalah Orang tuanya, yang 24 jam bersamanya, tahu betul bagaimana perkembangannya, bukan berarti diagnosa-diagnosa itu tidak saya anggap, tapi malah saya jadikan dasar bagaimana menangani Hania.

Saya menjalankan terapi wicara, juga melakukan massage untuk melancarkan bicaranya, karena dokter anak yang pertama mengatakan bisa jadi keterlambatan bicara Hania berasal dari kesalahan organ bicaranya, dan saya juga melakukan cek darah di laboratorium untuk memastikan masih ada tidaknya virus yang berbahaya pada tubuh Hania akibat keguguran saya dulu, sesuai anjuran dokter anak yang juga saya temui.

Jadi begini.. dalam hal tumbuh kembang anak ini kita sebagai orang tua dituntut agar lebih pintar dan tepat menentukan langkah tindakan untuk anak kita, karena biasanya dokter hanya memberikan opsi pilihan atas apa yang harus kita lakukan.

Kita ada waktu 24 jam sehari, 7 hari seminggu menganalisa tumbuh kembang anak kita, ini berlaku juga buat Ibu bekerja yah.. karena meski berjauhan biasanya masih tetap memantau, jadi pergunakan waktu itu untuk menganalisanya, dan tentukan mana yang terbaik buat anak kita.

Friday, December 2, 2016

Menjawab Pertanyaan-pertanyaan Ajaib Anak


Masa anak-anak adalah masa dimana mereka ingintahu tentang semua hal, di masa ini para orang tua bakal sering ketemu pertanyaan-pertanyaan ajaib dari mereka

Tapi pernah enggak sih kita merasa mati gaya saat mnjawab pertanyaan-pertanyaan mereka, apalagi yang bersinggungan dengan hal-hal sensitif.

Ada seorang teman yang nginbox ke saya dan curhat, kalau suatu hari anaknya bertanya

“ Mama koq mandinya pagi banget sih? Ga dingin..? “

Enggak mungkin donk kita jawab, Mama habis “melakukan” hal itu Nak, jadi kalau mau sholat subuh yah harus mandi, waduuh .. pasti selanjutnya mereka akan bertanya lagi “ melakukan apa?” Nah lhooo...

Jadi saran saya sih kita lebih santai aja menghadapi pertanyaan-pertanyaan semacam ini enggak usah terlalu detail, tapi kalau bisa jangan memberikan jawaban yang semakin membuat mereka penasaran, sok tahu yah saya..? hehe tapi paling tidak itu berhasil pada saya saat mendapat pertenyaan yang sama dari si sulung waktu dia masih seusia anak teman saya ini ( 8 tahunan, sekarang si sulung sudah berusia 15 tahun)

“ Mama harus mandi donk, kan kalau kita mau sholat subuh harus bersih dan suci dari hadast besar dan kecil”

Udah.. sampai situ saja? Iya sampai situ saja, karena bertambahnya usia juga bertambahnya pengertian lewat pelajaran agama di sekolahnya dia akan mengerti dengan sendirinya.

Jangan pernah menjawab “Mau tahu aja.. kamu kan masih kecil!”

Tahu enggak bahayanya kalimat itu ? begini, saya punya satu cerita.
Saat itu anak kedua saya Ali saat usianya 8 tahunan pernah bertanya tentang apa itu mimpi basah, entah karena lagi enggak mood atau memang sedang banyak pikiran, tak bisa dipungkiri kan kalau menjadi seorang Mama itu kita juga sering berada dalam kondisi yang sedang kurang baik dan dengan sekenanya saja saya jawab “ udah lah.. entar aja, lagian kamu masih kecil ini”

Dan apa yang terjadi dua hari kemudian dia kembali menanyakan pertanyaan yang sama, tapi ada yang mengejutkan saya, karena ada kalimat

“ Kalau Mama ga tahu ga papa.. entar ada si A yang katanya mo jelasin, di internet banyak”
Sambil nyebutin nama si A itu yang usianya jauh lebih besar dari dia.

Kaget lah saya.. entah jawaban apa yang akan Ali dapatkan dari “teman besarnya” itu, dan pengaruh apa yang bakal diterimanya.

Akhirnya pelan-pelan saya jelaskan padanya, dan juga mewanti-wantinya agar hanya main dengan teman yang sebaya atau sekelasnya saja, saya jelaskan tentang mimpi basah ini dan apa yang harus dilakukan saat mengalaminya.

Jadi kesimpulannya usahakan kita menjadi sumber referensi utama mereka tentang apapun dan kapanpun, jangan sampai dia mencari jawaban dari sumber yang enggak jelas dan malah menyesatkan atau memberi pengaruh buruk .



Saat anak bertanya tentang status

Ini juga lumayan sensitif apalagi hal-hal yang seperti ini menyangkut privasi orang lain, seperti kenapa Mama-Papanya si Anu itu enggak tinggal serumah yah? kenapa Tante yang dekat rumah kita itu enggak ada anaknya? 

Pernah suatu hari seorang teman datang kerumah dia seusia dengan saya, dan masih single, tiba-tiba hasnah yang waktu itu masih kecil bertanya 

"Tante kn sudah segede Mama yah.. koq enggak jadi pengantin?"

Waduh.. saya bingung sekali menghadapinya, dan tamu saya itu hanya mesam-mesem kecut aja, mungkin juga sambil batin " nih anak ada aja pertanyaanya, Emaknya ngajarin apa sih?"

Hahaha.. tapi itu hanya perasaan saya saja lho, saya menghargai keputusan akan jalan hidup siapapun dan tak pernah mempermasalahkan status seseorang, itulah mengapa saya agak risih juga saat mendengar ada orang yang sudah menikah bertanya dengan sengaja kepada si single dengan pertanyaan-pertanyaan cetek seperti 'kapan nikah ? 'kapan nih undangannya? kecuali kalau memang orang itu sudah terlihat mantap dengan kekasihnya, itu lain cerita.

Saya juga menghormati pilihan tiap orang mau menikah muda dan langsung punya anak itu hebat namun memutuskan untuk tetap sendiri dan lebih fokus pada karir dan pekerjaan itu juga luar biasa tidak ada yang salah menjadi seorang single asal tetap bertanggung jawab atas dirinya.

Karena biasanya ada hal-hal seru yang bisa kita lakukan saat kita masih menjomblo, seperti traveling ketempat-tempat yang ajib, kalau sudah punya anak ga bisa emang ? bisa sih tapi biasanya harus itung-itungan dulu kadar hepi yang bakal didapat dengan kerempongan yang akan dihadapi.

Selain bisa bebas bertraveling ria kemana saja saat masih single, sekali lagi nih.. saya enggak pernah bilang kalau sudah beranak *eh kita ga bisa kemana-mana, beberapa teman Blogger saya malah bisa berkeliling dunia bersama anak-anaknya yang kadang masih balita,meski memang harus ekstra persiapannya, masih ada satu lagi nih yang membuat status single lebih menyenangkan, yaitu bisa bebas berbelanja, apalagi yang sudah mempunyai penghasilan sendiri, istilahnya bebas pakai uang sendiri.

Saat masih sendiri dulu, artinya belum menikah, aktiitas berbelanja selalu menyenangkan, padahal waktu itu masih belum banyak pilihan berbelanja, apalagi berbelanja online, kalau sekarang berbelanja itu, apalagi berbelanja online sudah seperti masuk dunia impian, berselancar mencari style fashion terbaru atau pernak-pernik yang bikin penampilan makin kece bisa jadi hiburan tersendiri, ga berlebihan kayaknya sampai-sampai ada hari khusus yang didedikasikan untuk kegiatan berbelanja online ini, yaitu HARBOLNAS (Hari Belanja Online Nasional) di momen spesial itu banyak Online Shop yang memberikan diskon besar dengan koleksi yang lebih lengkap, salah satunya seperti OS ini nih..

Kembali ke laptop... jadi kalau pas ketemu kasus yang seperti ini, anak memberikan pertanyaan ke orang tak terduga kembali lagi tipsnya, jangan panik dan lebay, jelaskan ke mereka kalau memang tante itu masih pengen sendiri, kan masih harus kerja.

Jadi kapanpun kalau anak-anak memberikan pertanyaan-pertanyaan ajaib hal pertama yang perlu kita lakukan adalah tenng, jangan panik dan jelaskan sebatas yang mereka ketahui saja.










Tuesday, November 22, 2016

Terapi di Klinik Tumbuh Kembang Memakai BPJS




Menjalani terapi khusus di klinik tumbuh kembang memang tidak semua anak memerlukannya, tapi buat beberapa anak yang tumbuh kembangnya terganggu seperti lambat berbicara atau perkembangan motoriknya tidak sesuai dengan anak seusianya, maka keberadaan klinik tumbuh kembang ini sangat diperlukan.


Namun biaya untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis tumbuh kembang anak dan juga terapi di klinik tumbuh kembang ini lumayan besar, apalagi beberapa asuransi tidak mengcover biaya untuk itu, karena dianggap keterlambatan perkembangan anak bukanlah suatu penyakit.

Tapi bagi pemegang kartu BPJS patut bersyukur, karena kartu ini menanggung penuh biaya di klinik tumbuh kembang anak,

 Bagaimana langkah-langkahnya?

  1. Datang ke Fasilitas Kesehatan tingkat satu yang akan merujuk ke rumah sakit yang lebih besar, Faskes 1 ini biasanya adalah Puskesmas atau klinik-klinik kecil dan namanya tertera di kartu BPJS kita, saat disini biasanya tidak akan di diagnosa macam-macam, tapi tetap anaknya dibawa yah.. dan kalau bisa jelaskan apa keluhannya, seperti terlambat bicara atau berjalan. Selanjutnya dari sini akan diberikan surat rujukan ke Rumah Sakit yang lebih besar, tapi sebelumnya pastikan dulu yah, RS yang akan dijadikan rujukan memiliki Klinik Tumbuh Kembang, bukan cuma ada dokter spesialis anaknya saja. Dari faskes tingkat satu ini biasanya akan mendapat surat rujukan untuk 3 bulan, fotokopi yang banyak, karena setiap proses membutuhkan surat ini dan tentu saja kartu BPJS dan KTP orang tua.
  2. Bawa surat rujukan ke Rumah Sakit yang menyediakan Dokter Spesialis Anak, dengan sub spesialis Tumbuh Kembang, untuk di Bekasi yang saya tahu adalah RS.Bella atau RS. Hermina. Di RS ini kita harus berkonsultasi dulu dengan Dokter Spesialis Anak untuk selanjutnya kembali di beri rujukan untuk melakukan assesment ke Dokter Tumbuh Kembang.
  3. Selanjutnya Dokter anak spesialis Tumbuh Kembang akan merujuk kita ke beberapa seperti Ahli Gizi ( kalau anak kita bermasalah dengan gizi dan nutrisi, ini tidak ditanggung BPJS ) dan Psikolog (ini juga tidak ditanggung BPJS ) tapi sebenarnya konsultasi ke para Ahli ini adalah optional, tapi saya menyarankan untuk dilakukan, biayanya antar Rp 150-200 ribu, agar diagnosa yang dilakukan ke anak kita tepat.
  4. Selain ke beberapa Ahli tersebut, setelah menemui Dokter Anak spesialis Tumbuh Kembang kita harus bertemu Dokter Rehab Medik, beliau ini yang akan menentukan terapi apa yang akan di terapkan pada anak kita, sesuai dengan diagnosa dari Dokter anak spesialis Tumbuh Kembang tadi.
  5. Setelah semua proses diatas biasanya Klinik Tumbuh Kembang RS ini akan menghubungi kita dalam beberapa hari kemudian, untuk menentukan jadwal terapi, karena memang sejak BPJS menanggung semua biaya ini maka jumlah pasiennya sangat meningkat, jadi kita harus bersabar, nomer telepon yang kita berikan saat pendaftaran harus stand by  terus yah..
  6. Lakukan terapi sesuai jadwal yang diberikan, harus disiplin.
  7. Tidak ada biaya tambahan selama melakukan terapi.
Itu adalah jalur bila kita akan melakukan konsultasi dengan menggunakan fasilitas BPJS, semuanya ditanggung, termasuk juga biaya terapi, tapi memang dibutuhkan kesabaran khusus bila memakai BPJS, karena sudah pasti antriannya akan sangat panjang.

Baca juga Terapi Untuk Anak Speech Delay

Kalaupun tidak memakai BPJS bisa menggunakan biaya pribadi, karena biasanya asuransi konvesional tidak menanggung biaya konsultasi dan terapi di klinik Tumbuh Kembang, karena gangguan tumbuh kembang pada anak-anak dianggap bukanlah salah satu jenis penyakit.

Baca juga bagaimana peranan kedekatan antar anggota keluarga untuk tumbuh kembang si kecil disini.

Untuk tambahan, estimasi biaya konsultasi dan terapi adalah sebagai berikut :
  • Biaya konsultasi dr.SpA      : Rp 130.000 - Rp 150.000
  • Biaya konsultasi dr.SpA Tumbuh Kembang : Rp 320.000 - Rp 380.000
  • Biaya terapi bervariasi sesuai yang dibutuhkan anak.
 Biaya ini untuk konsultasi dan terapi di RS.Bella Bekasi, untuk Rumah Sakit lain bisa lebih rendah atu lebih tinggi.

Anak adalah harta kita yang paling berharga, jangan lupa selalu memperhatikan perkembangannya, dan jangan sampai terlambat menanganinya bila ada sesuatu yang salah dengan tumbuh kembang mereka



Sunday, November 20, 2016

Indahnya Berbagi : CSR Bursa Sajadah ke Rumah Yatim Bekasi

CSR Bursa Sajadah ke Rumah Yatim Bekasi

 Berbagi tak akan merugi, menyumbang tak akan berkurang.

Mungkin hal ini yang menjadi pedoman para dermawan saat memberikan bantuan bagi yang membutuhkan atau sedikit menyenangkan beberapa orang yang kurang  beruntung.

Ini juga yang membuat VKS  Group, pemilik usaha Bursa Sajadah mengadakan CSR ( Coorporate Social Resposibility) ke beberapa panti asuhan dan lembaga sosial secara serempak di 7 kota dalam rangka memperingati hari lahirnya sang pimpinan, Bapak H. Syahir Karim Vasandhani yang ke 67.

Khusus untuk di Bekasi ini diselenggarakan di Rumah Yatim Arrohman, yang beralamatkan di jl.Veteran Bekasi.


Rumah Yatim Bekasi


Saya yang kebetulan hadir di acara itu merasa terharu dengan sambutan anak-anak yatim yang tinggal disitu, wajah-wajah polos mereka terlihat bahagia saat kami datang, mungkin mereka senang banyak yang peduli dengan mereka, sebenarnya saya menyesal karena saat datang kesana, saya tidak membawa anak-anak, padahal itu adalah moment yang tept untuk mengajarkan mereka berbagi kebahagiaan.


Bersama adek-adek di Rumah Yatim


Ada sekitar 50 an anak yang berusia antara 8-14 tahun yang ikut menyambut kami, mereka duduk rapi, beberapa anak laki-laki duduk bergerombol di depan saya, dan anak-anak perempuan duduk di barisan sebelah kanan saya, meski ruangan yang digunakan tidak terlalu besar, tapi duduk bersama mereka serasa menyenangkan.

Acara dimulai dengan sambutan dan do’a pembuka oleh Bapak Yayan pemimpin Rumah Yatim Arrohman Bekasi, beliau juga mengucapkan syukur dan berterima kasih karena pihak Bursa Sajadah, karena mereka telah berkenan untuk hadir dan berbagi dengan anak yatim yang tinggal maupun yang non mukim disini.

Rumah Yatim sendiri merupakan lembaga amal profesional yang konsisten dengan program-programnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan dan ekonomi para du’afa dan anak-anak yatim, ada lebih dari 40 cabang dari lembaga sosial nirlaba ini  dan salah satunya di jalan Veteran Bekasi ini.

Selanjutnya, sambutan dari Bapak Yadi selaku penanggung jawab Bursa Sajadah Bekasi, beliau juga menyampaikan ucapan terima kasih atas sambutan yang diberikan oleh Rumah Yatim, juga anak-anak yang tinggal disini, Bapak Yadi juga mengatakan kalau kegiatan ini InsyaAllah akan digelar secara rutin, dan memohon do’a dari anak-anak ini agar Bursa Sajadah semakin berkah dan barokah usahanya.


Bapak Yadi dari Bursa Sajadah

Bapak Yayan Pemimpin yayasan Rumah Yatim Bekasi


Sebenarnya Bursa Sajadah bukanlah kali ini saja memeberikan bantuan dan sumbangan kepada masyarakat sekitar, secara rutin mereka menyumbangkan hewan kurban saat hari raya Idul Adha, atau kurma sebagai ta’jil di masjid-masjid disekitar tempat usaha mereka.

Selain memberikan sambutan, Bapak Yadi juga menyerahkan sumbangan ini secara simbolik kepada dua orang anak yang maju kedepan.


Penyerahan bantuan secara simbolik


Acara bersama puluhan anak yatim ini semakin akrab saat kami mengakhirinya dengan makan bersama, nasi boks dengan lauk ayam bakar yang dibagikan semakin terasa nikmat, karena kami menikmatinya bersama-sama, selain itu emang enak sih sambalnya ..

Tentang Bursa Sajadah




Setelah acara CSR di Rumah yatim Bekasi ini selesai, kami ditawari untuk mampir ke salah satu toko Bursa Sajadah yang hanya berjarak sekitar seratus meter dari sini, karena sekalian jalan-jalan ya sudah, dan ngarep juga sih disana bakal ketemu yang kece-kece.

Dan ternyata harapan kami enggak salah, memasuki area toko yang berlantai tiga ini, kami disambut harum aroma gahru yang merebak keseluruh ruangan, interior toko yang nyaman dan mewah membuat kami merasa nyaman.

Hampir semua barang perlengkapanumroh dan haji tersedia disini termasuk juga oleh-olehnya, seperti tasbih, air zam-zam, pakaian ihrom, kacang-kacangan khas arab, kismis, semua ada, bisa dibilang semua pernak-pernik berbau timur tengah ada disini, henna, gahru, bahkan bermacam manisan ada disini.




Bursa Sajadah ini merupakan salah satu bentuk usaha dari SKV Group yang berpusat di Bandung, dengan 8 cabangnya di 7 kota di seluruh Indonesia, beberapa item yag di jual disini juga merupakan produksi dari SKV, seperti Velteksa merek untuk sajadah, Arofah yang merupakan produk-produk herbal, Syaheera  dan Zaleera yang merupakan produk busana muslim.

Terus berinovasi dilakukan oleh perusahaan ini agar usahanya semakin berkembang, seperti saat kami datang kesana, Bapak Yadi menunukkan kami salah satu inovasi, yaitu sajadah yang bisa buat bersandar, saya sempat coba dan ternyata cukup kuat dan nyaman.


Ini nih.. sajadah sender


Saat masuk kesini awalnya saya mengira barang-barang yang dijual disini pasti mahalmahal banget, sebenarnya saya juga sering lewat sih.. tapi sudah ngeper duluan lihat model tokonya yang mewah, tapi ternyata tidak, harganya tidak jauh beda dengan Pasar Tanah Abang, malah beberapa barang agak lebih murah, seperti tasbih ada yang hanya seharga Rp 3000, atau kerudung pashmina malah ada yang seharga Rp.10 ribu, iyya.. ceban.

Saya sempat membeli beberapa coklat Arab seharga Rp.10 ribuan buat oleh-oleh, dan saat membayar di kasir saya sempat ditanya kartu member, ohh.. jadi mereka juga menerapkan sistem membership dan akan mendapatkan potongan khusus kalau berbelanja disana, keren !

Tidak hanya toko offline Bursa Sajadah ini juga bisa ditemui secara online di bursasajadah inj.

Dan akhirnya hari itu, saya mendapat banyak pelajaran berharga tentang indahnya berbagi dan perlunya untuk tidak menilai sesuatu hanya dari luarnya saja seperti penampilan toko Bursa Sajadah ini yang terlihat mewah dan mahal tapi ternyata lain kenyataanya.


Berfoto bersama seusai acara

Tuesday, November 15, 2016

Kompetisi Kreasi MP-ASI bersama Cerelac di Acara Perayaan 150 Tahun Nestle


  Saat mendengar kata Nestle, apa yang ada dalam pikiran kita ?

Susu ? Yup..
Bubur bayi ? bener ...
Air minum ? Enggak salah...
Cemilan  ? Yes..
Dan lain -lain

Ternyata brand ini sudah sangat familiar sekali yah, tak heran kalau seperti itu, karena Nestle ini sendiri sudah 150 tahun ada, beragam produknya yang berhubungan dengan pemenuhan nutrisi mulai dari susu formula susu cair, sereal dan masih banyak lagi, gampang sekali kita temui dimana saja.

Berawal dari pabrik susu kental manis pertama di tahun 1866 di Cham, Swiss yang diprakarsai oleh Bapak Henry Nestle, dan ditahun 1873 produk susu kental manis dengan merek dagang Milkmaid mulai masuk ke Indonesia.

Visi dari perusahaan Neatle


Dan untuk memperingati 150 tahun kejayaanya, tepatnya tanggal 12-13 November 2016 kemarin, secara khusus mengadakan event untuk konsumen setianya, beragam acara menarik ditampilkan disini, tak hanya menyaksikan, para pengunjung juga bisa ikut beragam kompetisi yang seru dan yang pasti banyak hadiah.

Saya yang kebetulan hadir di acara itu, juga merasakan keseruannya, selain bisa berbelanj produknya dengan harga khusus dan yang pasti banyak bonus, saya juga sempat merasakan beberapa permainan yang disediakan, sayang .. saya hanya datang sendiri, tanpa dikintilin anak-anak, jadinya yah kurang menikmati, masa iya.. saya harus berfoto di dalam balon udara kecil sambil pegangan balon... hehe..

Kemeriahan acara


Tapi meski beberapa permainan memang dikhususkan buat anak-anak, bukan berarti saya tidak menikmati suasananya lho.. malah saya sempat dibuat terkagum-kagum dengan adanya hujan saljudi tengah-tengah acara, iya .. bener, salju.

Hujan salju ini berlangsung sekitar 10 menitan, meski tidak sedingin aslinya, tapi sensasi kehujanan salju itu keren banget...kapan lagi ada hujan salju di Jakarta



Kompetisi dan Demo KreasiMP-ASI bersama Cerelac

Setelah puas bersalju-salju ria, akhirnya giliran produk khusus susu bayi dari Nestle yang mengisi panggung utama

O iya di acara ini Cerelac juga menempati booth khusus lho, ada harga khusus untuk pembelian produk Cerelac dan berkesempatan berfoto ala-ala gadis Swiss lengkap dengan rok megar dan payungnya, ditemani para pria bertuxedo dan berjenggot, lucu banget...saya pengen sih ikutan foto, cuman kayaknya sudah enggak lucu lagi deh, cukup diwakilkan dedek-dedek gemez aja.

Booth Cerelac

tuuh kan, kalau saya yang pakai, gimana coba?


Adalah Cerelac yang sudah lama dikenal para Ibu di Indonesia, awalnya Pak Henry Nestle menciptakan bubur ini yang merupakan kombinasi tepung gandum dan susu sapi, pertama kali di tahun 1867 dan tersohor dengan nama Farine Lactee.

Produk bubur bayi instan ini kemudian lebih dikenal dengan nama Cerelac di Indonesia, ternyata banyak disukai karena nilai gizi dan kepraktisannya.



Pengolahan produk Cerelac ini sangat disesuaikn dengan kebutuhan gizi bayi dan balita yang tinggi, proses pembuatannya pun dibawah pengawasan ketat kendli mutu, beberapa waktu yang lalu beberapa teman Blogger saya bertandang ke pabriknya yang berada di wilayah Kerawang, dan mereka menyaksikan langsung bagaimana kendali mutu yang baik diterapkan disitu.

Sudah jamak diketahui kalau kebutuhan nutrisi si kecil khususnya zat besi sangatlah tinggi setidaknya 5X lebih besar dibndingkn orang dewasa, untuk memenuhinya si kecil di usia balitanya harus mengkonsumsi 300 gr daging merah, 5 ikat bayam atau 1 potong hati ayam, yakin anak kita bisa mengkonsumsi semua itu..?

Itulah sebabnya Cerelac diformulasikan khusus untuk memenuhi kebutuhan gizi si kecil dengan lebih mudah, 2X porsi cerelac bisa memenuhi semua kebutuhan gizi itu, termasuk zat gizi makro dan mikro.
Kandungan gizi dalam Cerelac


Saya sendiri punya pengalaman yang lumayan dekat dengan produk satu ini, meski sekarang si bungsu Hania sudah berumur 5 tahun, dan jarang mengkonsumsinya, saya masih ingat betul bagaimana dia dan kedua kakaknya menikmati bubur bayi ini.

Kalau saya biasanya tidak "nyel" memberikan bubur susu Cerelac ini ke anak-anak, maksudnya hanya menambahkan air hangat saja sudah beres, meskipun cara seperti itu juga tidak salah, dan zat gizi anak akan tetap terpenuhi, tapi lebih untuk menghindari rasa bosan saja.

Saya kerap menambahkan beberapa bahan lain kedalam bubur susu Cerelac yang mereka konsumsi, atau mengkreasikan cara mengolahnya, dengan mengukusnya atau membuatnya menjadi puding dengan menambahkan telur.

Dan ternyata di event kemarin, saya seperti bernostalgia kembali, saya menyaksikan Chef Steby yang ganteng itu mendemokan kreasi bubur susu Cerelac menjadi makanan bayi yang menggugah selera.

Chef Steby beraksi


Ada 3 resep yang diperagakan, yaitu :
  • Puding Cerelac Kurma Madu
  • Crepes Cerelac Pisang Jeruk
  • Bubur Sayuran Ungu Cerelac Labu, Wortel dan Bayam
Ketiga resep tersebut menggunakan Cerelac sebagai bahan utamanya, ketiga-tiganya menarik dan rasanya enak, saya yakin anak-anak enggak akan bosan dengan kreasi seperti ini.

Tiga kreasi MP-ASI karya Chef Steby


Yang paling menarik saya adalah resep yang kedua, yaitu Crepes Cerelac Apel Pisang, jadi saya akan berbagi caranya yah...

Crepes Cerelac Apel Pisang

Bahan Crepes :
  • 75 gram Tepung terigu
  • 1/2 butir telur
  • 1/2 st garam
  • 160 ml susu cair
  • 1 st mentega
Bahan isi :
  • 20 gram Cerelac bubur susu Pisang
  • 150 ml air hangat
  • 1 st margarine
  • 8 buah pisang raja matang
Bahan saus :
  • 1/2 buah apel , kupas, parut halus
  • 1 st gula pasir
  • 1 cm kayu manis batang
  • 1 st maizena larutkan dengan 50ml air
  • 1 sm keju parut 
Cara membuatnya :
  1. Crepes : campur semua bahan jadi satu dalam wadah lalu dadar diatas fry pan, lakukan hingga adonan habis
  2. campur semua bahan isi, aduk hingga rata, panaskan margarine, masukkan pisang, masak hingga pisang harum dan matang angkat, sisihkan.
  3. saus : masak apel, kayu manis, gula dan air sampai apel empuk.
  4. Cara penyajian, sipkan selembar crepes lalu beri isian, gulung dengan rapi dan siram dengan saus apel, potong, potong dan hiasi dengan keju parut diatasnya.
Resep diatas menarik perhatian saya, karena perpaduan Cerelac dengan apel dan pisang itu terasa pas sekali, dan cocok buat anak yang sedang mengeksplor rasa dan tekstur.
Tester buat semuaa...!!


Tak hanya menyaksikan Chef Sebty berkreasi dengan Cerelac, para pengunjung juga diberi kesempatan mengikuti kompetisi yang diadakan, yaitu Kreasi MP-ASI menggunakan bahan utama Cerelac, dan dengan ketiga resep yang baru saja diperagakan.

Para Emak Blogger ditantang berkreasi membuat kreasi MP-ASI

Saya tak mau kehilangan kesempatan dan tergabung dalam Grup A bersama ketiga teman  dari Komunitas Emak Blogger saya, sebenarnya satu grup hanya berisi 3 orang tapi karena kami tak terpisahkan *halah* jadinya hanya grup kami yang beranggotakan 4 orang.

Resep yang harus kami buat adalah Puding Cerelac Kurma Madu, caranya cukup mudah, hanya mencampurkan bubur Cerelac dengan air hangat dan lalu menambahkan kurma dan telur, selanjutnya adonan itu kami kukus.

Meski begitu ternyata dibutuhkan ketelitian dalam membuat kreasi ini, dan ternyata puding yang kami buat terlalu banyak air, sehingga teksturnya menjadi agak lembek, dan ini membuat kami hanya menempati peringkat ke 2, tapi lumayanlah karena dari semua grup yang hadir total 4 grup semuanya mendapatkan hadiah yaitu 2 grup menjadi juara 1 dengan masing-masing mendapatkan voucher belanja 1,8 juta dan 2 grup menjadi juara kedua dengan masing-masing mendapat voucher belanja 900 ribu, jadi semuanya menang donk, apalagi tak hanya voucher, tapi semua peserta mendapat hampers cantik.

Cantik kan?


Setelah acara kompetisi ini masih banyak acara dan kompetisi lain yang akan ditampilkan di panggung utama Perayaan 150 Tahun Nestle ini, selain banyak permainan juga banyak hadiah ternyata, baik yang secara online maupun offline, dan dari MC saya juga dengar kalau mereka juga mengadakan kompetisi Livetwett selama acara berlangsung dengan sepuluh pemenang setiap harinya, keren yah.. 

Saya berharap tahun depan di perayaan yang ke 151 tahun Nestle akan ada perayaan seperti ini lagi, dan saya kembali terlibat didalamnya.









      Monday, November 14, 2016

      Terpesona dengan Kain Kulit Kayu di Event Workshop Blogger bersama Brother




      Mendengar kata kain kulit kayu sebenarnya bukan hal yang asing buat saya, sudah lama saya tahu material tekstil ini, tepatnya 20 tahun lalu, saat saya masih bersekolah di salah satu SMK Tata Busana di Surabaya.

      Tapi terus terang, dalam rentang waktu selama itu saya belum pernah melihat secara langsung bagaimana bentuk dan rupanya selain dari buku yang saya pelajari, karena kebetulan di sekolah saya dulu tidak punya contoh bahan tersebut.

      Itulah mengapa, saat salah seorang teman Blogger yang juga penggiat artcraft Mbak Astri Damayanti membuat pelatihan pembuatan clutch dengan bahan kain kulit kayu, tanpa pikir panjang lagi saya langsung mendaftar dan Alhamdulillah terpilih menjadi salah satu peserta.

      Bersama Mbak Astri

      Pelatihan ini didukung salah satu produsen mesin jahit ternama Brother, bertempat di museum Tekstil Indonesia, dikawasan dekat dengan pasar Tanah Abang, Jakarta pusat. 

      Di museum Tekstil ini juga banyak di pamerkan beragam benda dengan bahan dasar kain kulit kayu ini, mulai dari lembaran lukisan tas juga baju, semuanya menarik.

      Suasana workshop


      Kulit kayu sendiri merupakan salah satu bahan tradisional yang melegenda, berasal dari Sulawesi Tengah, proses pembuatan yang panjang menjadikan bahan ini harganya lumayan tinggi, pengerjaannya biasanya dilakukan para wanita sambil menunggu masa panen.

      Kain kulit kayu adalah jenis kain yang menyerupai kertas. Tidak semua jenis pohon bisa digunakan untuk membuat tekstil dari kayu. Kain ini terbuat dari kulit pohon nunu (pohon beringin) dan kulit kayu ivo. Tangkai-tangkai pohon nunu atau pohon ivo yang berukuran 110-130 cm diambil lalu dikeluarkan serat-seratnya yang terdapat antara tulang dalam dan kulit luarnya.

      Setelah itu, dimasak lalu frementasikan dan kemudian dipukul-pukul hingga merata dengan menggunakan batu ike. Pewarnaan kain kulit kayu diambil dari bahan-bahan alami seperti direndam dilumpur untuk menghasilkan warna coklat. Selain itu, kain ini juga direndam bunga serta berbagai tumbuhan untuk menghasilkan warna lain. ( sumber :indonesiakaya.com)
      Pakaian yang terbuat dari bahan ini biasanya dipergunakan untuk upacara adat dan keperluan tradisional lainnya dulu, tapi sekarang jaman sudah berubah material ini sudah menjadi salah satu bahan yang cocok untuk diaplikasikan dalam pembuatan beragam benda penunjang fashion atau piranti rumah.

      Bahan kain kulit kayu dalam desain kontemporer

      Tidak hanya untuk pakaian saja lho..

      Manequin di belakang saya memakai bahan kain kulit kayu


      Tekstur kain kulit kayu ini cenderung kasar dan kuat, tapi saat sudah di sulap menjadi barang yang siap pakai maka kesan anggun dan elegan akan terlihat.

      Di kesempatan workshop ini peserta akan diajak membuat clutch sederhana, semua bahan sudah disediakan, juga alat-alat yang akan kita pakai, bahan yang dibutuhkan adalah :
      • Kain kulit kayu
      • Bahan penunjang, bisa batik, tenun atau songket.
      • Kain keras berperekat
      • kain pelapis
      • Kancing tekan
      Bahan yang dibutuhkan


      Proses pembuatan clutch :
      1. pertama-tama yang harus dilakukan adalah memotong bahan kain kulit kayu du lembar dengan ukuran yang sama yaitu 7 X 30 cm, dan satu lembar bahan tambahan juga dengan ukuran yang sama, jadi ada 3 lembar bahan dengan ukuran yang sama, selanjutnya juga siapkan dua lembar kain keras dengan ukuran 21 X 30 cm dan kain pelapis dengan ukuran yang sama.
      2. Tempelkan ketiga lembaran bahan itu diatas kain keras berperekat dengan komposisi sesuai selera, kalau saya menempelkan bahan tambahan itu ditengah, diantara bahan kulit kayu, lalu seterika, perlu kesabaran ekstra dalam menyeterika, kalau biasanya bahan kain lain lebih mudah menempel pada kain keras berperekat saat diseterika lain halnya dengan bahan yang satu ini, tekstur kasarnya membuat susah nempel, lalu tempelkan juga kain pelapis dengan kain keras berperekat satunya.
      3. Jahit bahan kain kulit kayu yang sudah direkatkan tadi sesuai keinginan.
      4.  Pasang kancing tekan di kedua lembar bahan.
      5. Satukan kedua lembar bahan tadi dan jahit hingga membentuk clutch yang cantik
        Proses menyeterika

        Proses menjahit dengan menggunakan mesin jahit Brother 


        Saat proses menjahit clutch ini kami menggunakan mesin jhit Brother seri 2500, bahan kulit kayu yang lumayan tebal dan kasar, apalagi di proses penyatuan, yaitu jahitan akhir, yang harus dijahit adalah dua lembar kain kulit kayu dan dua lembar kain keras, tapi terbukti mesin ini kuat lho..

        Mesin jahit yang saya pakai kemarin tidak hanya bisa menjahit lurus saja tapi banyak varian jahitan yang bisa dipilih dengan pengoperasian yang mudah, seperti yang saya aplikasikan di clutch ini, saya pilih model jahitan bordir kerang dan tulang ikan, dan hasilnya bagus sekali.

        Sebenarnya seri mesin jahit yang saya gunakan ini terbilang yang paling sederhana, dengan harga di kisaran 1,9 juta, kalau menurut saya cukup baguslah, palagi dudukan mesin juga stabil dan tidak gampang bergeser, padahal mesin ini berjenis portable yang tidak ditanam, tapi bisa diangkat dan dipindahkan dengan mudah.

        Sistem pengoperasian yang mudah


        Dan akhirnya setelah dua jam lebih workshop yang juga jadi ajang silaturrahim sesama Blogger ini pun berakhir, dengan masing-masing peserta membawa pulang clutch kain kulit kayu buatannya, berkesan sekali acara hari itu, selain itu saya juga jadi bisa ketemu langsung dengan bahan yang selama ini membuat saya penasaran.


        Tuesday, November 8, 2016

        Menemukan Banyak Berkah di Usia Cantik




        Berapa usia anda sekarang, 25 ... 30 ... 35 ? saya lebih dari itu, aduuh tua donk.

        Tergantung bagaimana kita melihat koq, diusia yang sudah melewati angka 35 ini mungkin bagi sebagian orang ada yang mengatakan itu usia matang atau dewasa, tapi buat saya, melewati angka itu saya dengan bangga mengatakan itu adalah usia cantik saya.

        Ehm.. mensyukuri apapun yang kita miliki dan sudah kita lewati kata orang merupakan cara terbaik menikmati hidup, mungkin itulah yang saya alami saat ini.

        Menikah diusia yang masih kinyis-kinyis, 19 tahun dan memiliki anak saat belum genap 21 tahun membuat banyak yang menganggap saya orang yang terburu-buru memutuskan untuk menikah, sebenarnya bukan usia yang menentukan kedewasaan seseorang tapi bagaimana menyikapi hiduplah yang menetukan kematangan seseorang.

        Meski saya menikah diusia yang relatif muda bukan berarti saya tidak siap lho .. seminggu setelah menikah saya dan suami langsung berpisah dengan kedua keluarga besar dan tinggal 900 KM jauhnya dari mereka, kemantapan kami berdua membuat kedua keluarga besar percaya kepada kami berdua untuk hidup jauh mereka.

        Memang tidak mudah membangun sebuah keluarga di usia yang masih bisa dibilang “imut” ini, tapi saling mendukung dan menguatkan membuat saya dan suami bisa menghadapi berbagai macam rintangan dan menyiapkan bekal untuk anak-anak kami nantinya.

        Dan sekarang, setelah lebih dari 16 tahun berlalu, Alhamdulillah kami masih terus bersama dan saling mendukung, dan sekarang keluarga kami makin lengkap dengan bertambahnya 3 anggota keluarga baru yang dua diantaranya kini sudah mulai remaja, menghabiskan waktu bersama keluarga dan berusaha selalu “ada” untuk anak-anak memang selalu menyenangkan, dan dari waktu kebersamaan itu serta bagaimana saya menghadapi tumbuh kembang anak-anak saya semakin menikmati hidup saya.

        Bersama suami yang selalu mendukung saya


        Namun hidup tak lengkap kalau kita tidak berkarya, saya juga setuju hal itu, karena itu saya sering mengeksplorasi diri saya sendiri, dan berusaha menemukan hal apa yang membuat saya nyaman melakukannya, salah satunya ialah dengan rajin menulis di blog.

        Kalau dulu kegiatan menulis di blog hampir mirip dengan menulis di buku harian yang digembok dengan kunci kecil, tapi sekarang kegiatan ngeblog ini bisa dibilang lumayan menghasilkan, saya juga termasuk yang mendapat berkah dari naik daunnya profesi Blogger ini.

        Saya selalu suka berbagi pengalaman saya dengan menuliskannya lalu saya sebarkan di banyak media sosial yang saya punya, terutama masalah keluarga dan pola asuh anak, bukannya bermaksud menggurui atau sok tahu, tapi saya sadar terkadang bagaimana cara kita menyelesaikan suatu masalah akan menjadi inspirasi banyak orang yang mungkin memiliki masalah yang sama dengan kita, kalau kita tidak membagikannya bagaimana mereka tahu.

        Dan dari hobi berbagi saya akhirnya saya memutuskan untuk menjadikan Blogger sebagai profesi saya setelah Ibu Rumah Tangga.

        Apa yang menyenangkan dari menjadi seorang Blogger ?

        Banyak sekali, mulai dari bisa meringankan isi otak yang terkadang penuh lewat tulisan-tlisan kita yang (semoga) berguna buat orang lain juga menjadi sumber penghasilan. Dan saat tulisan bermanfaat untuk orang lain, itu bisa menjadi self healing bagi saya pribadi.

        Tapi ada hal lain yang lebih menyenangkan, menjadi Blogger artinya kita akan bertemu banyak orang dan berkesempatan hadir di event-event yang menarik, terkadang saya berpikir kalau saja saya bukan blogger mungkin saya tidak akan berkesempatan bertemu dengan beberapa orang hebat seperti Psikolog, Dokter anak ternama, atau orang-orang lintas profesi yang khusus mengundang kami agar menyebarkan kegiatan mereka ke lebih banyak orang. Bersyukur karena di usia 30 sekian ini saya malah menikmati apa yang menjadi passion saya tanpa harus melalaikan kewajiban utama saya.


        Berkumpul dengan teman-teman yang sehobi memang selalu menyenangkan


        Salah satu keuntungan menjadi seorang Blogger, bisa bertemu dengan banyak orang -orang hebat

        Tapi memang tak ada gading yang tak retak.. *apaan coba*

        Meski saya selalu bersyukur karena bisa menikmati usia cantik saya ini dengan memiliki profesi yang asyik ini tapi tetap saja ada hal klasik yang mengganggu perempuan seumuran saya, tak hanya saya tapi semua perempuan yang berusia 35 tahun keatas pasti juga mengalaminya.

        Apalagi kalau bukan masalah kulit wajah, mulai kurang kenyallah... garis halus lah ... atau kusam.Karena memang fitrah manusia kali yah, kalau semua makhluk hidup akan mengalami perubahan sesuai berjalannya waktu, termasuk kulit wajah kita.

        Kalau masalah utama di kulit wajah saya adalah kerut halus disekitaran mata, entah karena teralu sering berada di depan komputer atau apa tapi sedikit kerut itu terkadang lumayan membuat agak kurang nyaman, sering kepikiran kalau seandainya bisa tetap melewati banyak hal dan bertambah usia tanpa ada kerutan sedikitpun, tapi mustahil donk.

        Namun sama dengan rasa syukur akan bertambahnya usia yang tak perlu dikhawatirkan, saya juga mulai tidak khawatir lagi tentang masalah perawatan kulit, terutama kulit wajah. Karena sekarang saya mempercayakan perawatan kulit wajah pada #LorealDermalift dari L’Oreal Paris Skin Expert.


        Rangkaian L'Oreal Dermalift Revitalift

        Karena saya tak perlu takut dengan perubahan


        Revitalift Dermaliftdari L’Oreal Paris Skin Expert, mengandung tanaman Centella Asiatica, Pro retinol A dan dipercaya bisa mengurangi kerutan sebesar 27% dan meningkatkan kekencangan hingga 35% di 8 titik utama wajah.Untuk info pembelian bisa dilihat di http://bit.ly/UsiaCantik.

        Kalian merasa saat ini adalah #UsiaCantik kalian? Bagikan kisah #UsiaCantik kalian atau orang di sekitar kalian yang menginspirasi. Dapatkan reward dari L’Oreal Paris Skin Expert untuk kisah inpsiratif terpilih. Untuk info lengkap bisa dibaca di http://bi.ly/usiacantik_blogcomp.

        Dan akhirnya bisa menikmati hidup dan melakukan hal-hal yang menyenangkan dalam hidup adalah impian semua orang termasuk saya, maka dibilang saya telah mendapatkannya.

        Gerakan #UsiaCantik ini sepenuhnya didukung oleh L’Oreal Paris Revitalift Dermalift.