Jumat, 02 September 2016

Belajar Doodle dan Lettering di Smesco Digipreneur Day



Ada beberapa hal yang bisa kita pelajari, dan tidak melulu karena bakat

Entah karena pede atau saya memang senang mencoba hal baru tapi untuk beberapa hal saya percaya kalau saya mempelajarinya maka saya akan menguasainya.

Jadi berangkat dari situ saya yang selama ini ngebet ingin belajar menggambar doodle dan lettering langsung menjawab “iya” saat tahu saya termasuk salah satu blogger yang beruntung untuk bisa ikut acara pelatihan Doodle dan Lettering yang diadakan oleh Smesco.

Sebenarnya pelatihan lettering dan doodle yang digelar tanggal 27 Agustus 2016 ini masih satu rangkaian acara Smesco Digipreneur Day  yang mengangkat tema " The Power of Content Series" yang di gelar Smesco dalam rangka meningkatkan keterampilan para enterpreneur muda.

Kenapa pelatihan ini diadakan di Smesco, menurut Bapak Zabadi selaku Dirut LLP KUKM menyatakan :

Saya sangat mengapresiasi keterlibatan netizen fotografer dan pegiat media sosial dalam acara Smesco Digipreneur Day. Ini salah satu upaya buat UKM agar lebih kreatif dan inovatif. Karena karya mereka akan diabadikan dan dipromosikan di dunia maya, saluran yang lebih luas lagi dari pemasaran biasa


Jadi bisa dibilang para netizen yang mengikuti pelatihan  ini diharapkan menjadi corong kemasyarakat dan mengajak lebih banyak orang datang dan berkegiatan di Smesco sebagai rumah KUKM.

Sebenarnya tak hanya doodle dan lettering keterampilan yang dibagikan hari itu tapi juga keterampilan fotografi yang langsung di pandu oleh Om Fery Ardianto dan Bone Febrianda, tapi sayang waktunya bersamaan jadi saya hanya bisa mengikuti salah satunya, dan itu pilihan beraaat...

Tapi meskipun saya akhirnya memilih workshop doodle dan lettering, tapi saya sempat bertemu sesaat dengan Om Fery dan mendapat sedikit ilmu bermanfaat dari beliau, tentang pentingnya membuat foto untuk bercerita dan berpromosi.

Karena untuk berpromosi ada setidaknya  empat syarat utama agar promosi kita mendapat tanggapan dari orang lain, yaitu :
  1. Desain sarana yang menarik
  2. Tulisan yang memikat
  3. Informasi yang lengkap
  4. Gambar / foto yang menggugah.
Ke 4 hal itu yang perlu diperhatikan oleh para enterpreneur dalam mempromosikan barang atau jasa yang ditawarkannya.

Belajar Lettering 


suasana pelatihan

Apa sih lettering itu sebenarnya ? kalian pernah menulis indah di buku halus saat di SD dulu? nah lettering kurang lebih sama seperti itu sebenarnya hanya saja lettering sekarang lebih ke arah seni menulis indah yang bisa diaplikasikan di banyak media, tidak hanya kertas.

Itulah mengapa tak heran kalau sekarang banyak sekali ruang publik seperti restoran, kafe, atau hotel yang sengaja mencorat-coret kaca ruangan atau temboknya dengan seni lettering ini.

Guru saya saat pelatihan ini adalah Mak Winda Krisnadefa, beliau ini juga seorang Blogger yang aktif di Kumpulan Emak Blogger, dan kecintaanya pada seni lettering ini membuatnya mampu mebuat karya-karya lettering yang indah dan menjual.

Dan ternyata membuat sebuah karya seni lettering tidaklah semudah kelihatannya, atau memang sayanya aja yang kurang luwes, saat melihat Mak Winda menggoreskan kuasnya dan menulis rangkaian huruf koq sepertinya mudah saja, sret...sret.. jadi, dan saya perlu berlembar-lembar untuk sekedar membuat garis yang sempurna.

Dari situ saya merasa betapa suatu karya harus dihargai karena dibalik satu bingkai tulisan indah itu ada begitu banyak kerja keras.


Untuk menciptakan yang seperti ini tidaklah mudah (buat saya)


Belajar Doodle


Peralatan yang disediakan untuk peserta


Setelah beberapa jam bergelut dengan tinta dan kuas, kamipun juga berkesempatan belajar Doodle dari ahlinya yaitu +Tanti Amelia  yang juga seorang Blogger, pada dasarnya doodle adalah cerita coret-coretan, atau bisa dibilang coretan curhat yang bisa menggambarkan apa saja.

Ada beberapa poin penting sebenarnya dalam menggambar doodle
  • menggambar karakter - karakter yang saling berhubungan
  • menyatukannya dalam satu gambar
  • mengisi dan membuat gambar doodle yang utuh
Doodle juga tidak kalah sulitnya dengan lettering, tapi saya yakin sekali dengan latihan dan pendalaman yang baik akan dapat dikuasai dengan baik.

Tanti Amelia mengajarkan apa itu doodle (sumber : http://kataresi.blogspot.co.id)

Doodle dan lettering ini sebenarnya bisa menjadi  sumber pendapatan yang menarik bila kita kreatif, seperti Winda Krisnadefa yang berhasil menadi seorang enterpreneur dengan menjual karya-karyanya yang diaplikasikan diberbagai media.

Acara pelatihan yang berlangsung sampai sore ini juga didukung Kartini Bluebird dan Faber Castle.

O iya.. Sebelum memulai pelatihan saya sempat berkeliling menikmati berbagai barang-barang yng di pamerkan di Smesco, dan ternyata banyak sekali barang karya UKM kita yang unik-unik, mungkin itu sebabnya Smesco sering disebut Rumah KUKM, dan yang lebih menariknya lagi barang-barang itu dijual dengan harga yang cukup terjangkau, dan banyak sekali pilihannya.



Beberapa karya UKM kita yang di tampilkan di SMESCO















 

6 komentar:

  1. Senaaaang banget semua peserta yang hadir antusias, biar pun dengan fasilitas seadanya tapi tetap semangat!!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. enggak seadanya lah Maak.. lengkap, plus gurunya mastah banget.
      makasih yah Mak buat ilmunya...

      Hapus
  2. Dan.. aku ngiri ngga bisa datang. Semoga dua mastah ini mau bikin workshop di Bekasi. Biar ngga jauh-jauh juga :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setuju...aku juga mau ikutan lagi kalau ada di Bekasi.

      Hapus
  3. Mudah2an suatu hari nanti bisa ketemu mak tanti yang kece itu, dan belajar doodle yipii

    BalasHapus
  4. wah aku mau juga, mudah2n di crb kelak ada

    BalasHapus