Rabu, 29 Juli 2015

Pangkalanbun si Kota Manis

Pangkalanbun si Kota Manis, tak berlebihan rasanya kalau kita menyematkan julukan itu pada kota yang memang cantik dan manis ini, banyak sekali hal-hal menakjubkan yang hanya ada di kota ini, hanya saja kadang tak sempat di ketahui banyak orang.

Saat mendengar kata pangkalanbun pasti terlintas kejadian memillukan tentang jatuhnya pesawat Air Asia beberapa waktu yang lalu, yang dalam proses pencariannya dengan terlibatnya banyak media malah membuat kota ini semakin di kenal dunia.





Sebenarnya banyak sekali hal menarik di kota ini, selain Taman Nasional Tanjung Puting yang sudah sangat terkenal sebagai habitat perkembang biakan orangutan yang hanya ada dua di dunia yaitu di Sumatera dan disini, wilayah Tanjung Puting yang sebagian masih merupakan hutan alami sangat cocok untuk keberlangsungan ekosistem orangutan, ada ribuan orangutan tinggal disini, dan mereka dilindungi secara legal oleh OFI, organisasi perlindungan orangutan dunia, setidaknya itulah yang saya tahu dari Mbak Siti satu-satunya pengelola trip wisata Tanjung Puting perempuan si empunya situs www.tanjung.puting.com , Mbak Siti ini sudah cukup lama berkecimpung dalam urusan mengantar turis yang kebanyakan bule untuk melihat kahidupan orangutan di hutan Tanjung Puting, istilahny sudah kenal banget , sampai hampir semua nama orangutan dia tahu, hebat ya? :)

Selain Taman Nasional Tanjung Puting, masih banyak lagi obyek wisata keren yang dimiliki pangkalanbun, saya yang liburan kemarin menyambangi kota ini menemukan potongan-potongan surga kecil yang bertebaran di kota ini dan kayaknya sayang kalau cuman saya simpan sendiri, seperti indahnya pantai tanjung Keluang dan Sungai Bako di sepanjang laut Kubu.


Pantai-pantai di kota Pangkalanbun

Pantai-pantai di atas ada di beberapa sudut kota Pangkalanbun, cantik pake banget kan? dan yang terpenting masih asri dan enggak ada gunungan sampah, para pencinta wisata laut kayaknya harus memasukkan kota Pangkalanbun dalam list liburan selanjutnya deh.. enggak habis-habisnya keindahan yang ditawarkan oleh pantai-pantai di sepanjang laut Kubu di Pangkalanbun ini.

Dan masih sekitar wisata air, sungai- sungai di kota Pangkalanbun juga menawarkan keindahan yang enggak kalah menarik, kita bisa menikmatinya sambil menaiki klotok atau perahu khas kota ini, biayanya ? murah saja hanya sekitar Rp.50 riu untuk satu jam perjalanan bolak-balik, satu klotok bisa menampung sekitar 5 orang, banyak keindahan yang bisa dinikmati sepanjang perjalanan berklotok ria ini, rumah-rumah kayu di kanan-kiri sungai atau rumah apung yang juga berfungsi sebagai stasiun pengisian bahan bakar atau bengkel servis klotok, kalau kata anak-anak saya sih seru banget, apalagi laju klotok yang enggak monoton, kadang cepat, kadang pelan memberikan sensasi tersendiri buat penumpangnya, rekomen deh...

Wisata klotok

 Setelah puas berwisata air dan main basah-basahan eanggak ada salahnya donk kalau kita juga mengenalkan sejarah lewat jalan-jalan, di kota ini ada satu tempat yang pas banget buat berwisata sejarah adalah Istana Kuning Istana Kuning merupakan Istana Kerajaan di masa Kesultanan Kutaringin. Lokasinya berada di tengah kota  dan bersebelahan dengan lapangan tugu. Istana Kuning terdiri dari empat bangunan yaitu: Bangsal (tempat penerimaan tamu kerajaan), Rumbang (tempat raja bersemedi), Dalem Kuning (pusat pemerintahan, dan tempat tinggal raja), dan Pedahiran (ruang makan kerajaan), disebut istana kuning bukan berarti seluruh bangunan berwarna kuning tapi ada pintu utama istana ini yang besar dan berwarna kuning, disekitaran Istana kuning ini juga merupakan tempat yang nyaman untuk bersantai dan teteup.. poto-poto, hehe.

Istana Kuning





Foto Istana Kuning ini saya ambil pas maghrib menjelang, keren banget yah.. tapi sebaiknya saat berwisata ketempat ini disiang hari karena pihak pengelola akan melarang kita masuk kedalam istana saat sore dan malam hari, untuk biaya tiket masuk sebenarnya tidak ada tapi jangan lupa kasih uang tip ya buat Bapak pemandu yang menemani kita.

Untuk urusan perut atau wisata kuliner, jangan kuatir deh.. dikota ini banyak sudah tempat makan yang ajib dengan menu top-markotop buat dinikmati, kebanyakan dengan menu ikan, karena memang rasa ikan disini lebih enak dan manis dibanding ikan yang kita santap di Jakarta, beberapa rumah makan yang terkenal seperti Ruhama atau Kita Jua menawarkan santapan khas ikan bakar dengan tempat yang nyaman, tapi kalau mau sedikit anti mainstream boleh deh nyoba Rumah Makan NJ, tempatnya agak pelosok tapi menu makanan yang ditawarkan sesuai dengan perjuangan yang kita lakukan.





Menu khas Pangkalanbun




Jangan lupa bila ketemu Rumah Makan NJ ini harus nyoba sambal kembang kunir, rasanya mantapp tanca cela, dicocol dengan ikan bakar yang langsung ditangkap di kolam yang disediakan rumah makan ini akan membawa anda kedunia khayak kuliner...waduh.

Sebenarnya masih banyak yang istimewa dari pangkalanbun si Kota Manis ini, ada tempat pembibitan ikan yang terletak di daerah Perumahan Pinang Merah, tempatnya nyaman dan adem, selain itu kita bisa membeli bibit ikan lele dan nila disini dengan harga murah.


Balai Pembibitan ikan di Pangkalanbun

Saat berputar-putar kota Pangkalanbun anda akan disuguhi jalanan yang mulus dengan tanaman rindang khas hutan Kalimantan di sisi kanan-kirinya dan juga bule, ya.. memang jumlah bule yang menikmati kota ini cukup banyak tak hanya ke Taman Nasional Tanjung Puting mereka juga datang untuk menikmati kota cantik ini, tapi jangan lupa selalu sediakan sunblock saat berjalan-jalan disini karena cuaca panasnya menyengat, itulah sebabnya saat di pasar-pasar atau dijalanan sya sering menemui orang yang memakai pupur dingin tebal, karena terbukti dengan memakai ini efek panas matahri agak sedikit bisa diredam.



Satu lagi yang enggak boleh lupa saat jalan-jalan yaitu oleh-oleh, jangan kuatir di Pangkalanbun banyak koq tempat pusat oleh-oleh, meski sekarang mereka lebih banyak menjual batu akik, namanya juga fenomena, tapi masih ada juga sih barang-barang khas Pangkalanbun, juga jajanan khas yaitu Amplang atau kerupuk ikan tenggiri harganya beragam, tapi rasanya emang enak.







So.. jangan ragu lagi untuk merencanakan liburan depan untuk mengunjungi pangkalanbun si Kota Manis ini, karena kenangan yang dibawa akan sangat berkesan, dan tak terlupakan, setidaknya itulah yang dirasakan anak-anak saya. Pangkalanbun si Kota Manis.




1 komentar: