Sabtu, 04 April 2015

Grand Final Familicious Cooking Competition



Ada yang istimewa tanggal 15 maret 2015 kemarin di Transmart Carrefour Tangerang, hari itu di gelar acara istimewa di atrium mall tersebut yaitu Grand Final Familicious Cooking Competition, event ini sendiri berkat kerjasama Transmart Carrefour dan OpenRice, salah satu situs kuliner ternama, selain itu juga  di dukung beberapa sponsor yang turut serta menyokong acara ini, acara ini sendiri bertujuan membangun kekompakan antar anggota keluarga, dan menantang para koki rumah untuk bisa menyajikan makanan yang sehat dn berkualitas di rumah, cara mengikuti kompetisi ini dengan mengunggah foto makanan yang telah di tentukan ke situs Opensnap, atau mengirimkannya lewat email resmi Carrefour, dan dari beberapa peserta akhirnya terjaring 10 grand finalis yang akan berlaga di acara puncak ini.
 Satu panggung dengan ukuran lumayan besar terpasang, lengkap dengan kursi berbalut cover dan juga meja-meja yang bakal di pakai untuk cooking competition.

Panggung utama grand final familicious
Acara di mulai sekitar jam 11 siang, mbak MC yang cantik dan ceria mulai mengajak hadirin untuk mendekati area panggung, dan ternyata acara di buka dengan satu lomba yang menarik yaitu Shoping Race, para finalis di beri kesempatan untuk mengikuti lomba ini, juga para pengunjung Transmart Carrefour yang berelanja di atas Rp 200 rb , daftar belanja sudah disiapkan panitia, para peserta diharuskan mencari barang-barang tersebut dalam waktu enggak lebih dari 15 menit, jenis barang dan ukurannya harus cocok lho.. wuiiss, keseruan pun di mulai, ngos-ngosan bener di kerjain panitia nih, tapi tak apalah soalnya rasa capek ini terbayarkan dengan lembaran voucher yang di bagi ke semua peserta 200 ribu untuk semuanya dan 500 ribu untuk 3 peserta terbaik lumayaaan...

Acra Shooping Race yang ngos-ngosn abis.
Setelah bercape-cape ria dengan shooping Race giliran chef Winahyo dari Kokita, salah satu sponsor acara membagi ilmunya memasak praktis dengan menggunakan bumbu inti Kokita, dua resep yang di sajikan disini , resep pertama Nasi kari ayam dan resep kedua sate buntel praktis, cara masaknya cepet dan mudah tapi hasilnya, jangan ditanya..ajiiib.

Chef Winahyo dari Kokita memeragakan resep praktisnya


Sate lilit praktis ala chef Winahyo
Setelah icip-icip hasil masakan sang Chef yang ciamik dan pas banget di sajikan saat makan siang, jadilah acara icip-icip itu berubah jadi makan siang bersama hehe...
Dan ternyata meskipun masaknya lumayan cepat karena bumbu yang di gunakan sudah siap pakai tapi rasanya benar-benar mirip masakan rumah.

Acara pun masih berlangsung, selanjutnya acara cooking demo yang akan di bawakan oleh salah satu celerity Chef ternama, yang ganteng, yang atletis, yang wow.. yup Chef Norman salah satu presenter acara kuliner di TV swasta itu ternyata mampu menyedot perhatian para pengunjung, area panggung sekarang penuh, Chef  Norman mendemokan masakan Eropa Risotto dan Salmon Confie, dua resep istimewa ini di masak menggunakan piranti masak Kuche,
Risotto ala Chef Norman
Ada beberapa tips menarik yang diberikan Chef Norman di sela acara demo masaknya, yaitu bagaimana caranya meendapatkan rebusan sayur yang tetap hijau dan menarik, enggak hitam, ternyata dengan menyiram sayur tersebut dengan air es sesaat setelah diangkat dari air rebusan, ok catat.

Setelah sesi demo masak Chef Norman berakhir kini tiba saatnya menuju acara puncak, Grand Final Familicious cooking Competition, kini kesepuluh finalis yang telah didampingi keluarganya sudah siap di depan meja kerja masing-masing, posisinya di berjejer di depan panggung utama, menu yang di pilih adalah Kari Kakap dengan Roti Cane, semua bahan sudah disiapkaan pihak panitia, tinggal bagaimana kreatifitas para finalis untuk memberikan karya terbaiknya, waktu satu jam pun diberikan, tapi seperti sebelumnya, ada satu kejutan lagi, ternyata ada lomba yel-yel, kontan saja semua peserta putar otak menyiapkannya, apalagi voucher 200 ribu sudah menunggu untuk 3 keluarga dengan yel-yel terbaik, huwaa.. semangaaat..semangaat!

Di Final kali ini ada tiga poin penting yang menjadi pertimbangan juri yaitu rasa, penampilan dan kekompakan, jurinya pun enggak tanggung-tanggung semuanya dari ahlinya di bidang masing-masing, bener-bener kompetisi yang ketat.

Kompetisis pun di mulai

Setelah satu jam berlalu kini waktunya para finalis mempresentasikan hasil masakannya di depan para juri, kesepuluh finalis memiliki keunikan tersendiri meskipun jenis menu yang dilombakan sama, disitulah yang menjadi titik penilaian dari para juri.

Dan setelah melalui penilaian dan diskusi yang ketat akhirnya diputuskan bahwa Bapak Hans, slah satu finalis menjadi juara pertama dan berhak atas vocher 3 juta rupiah, dan voucher senilai 2 juta dan 1 juta berturut-turut di berikan kepada juara 2 dan 3, dan kebetulan saya dan kelompok saya mendapat juara 2, senangnyaa...

Secara keseluruhan acara ini berjalan lancar dan sukses, semoga dilain kesempatan ada event bermanfaat seperti ini lagi yang bisa membuat kekompakan antar anggota keluarga semakin bertambah.

Chef Norman mendemokan masakannya.


Masakan hasil karya para finalis




8 komentar:

  1. Ciyeee selamat yaa mbaaa :)
    kayaknya ada mba dewi sulistyawati juga kan ikutan lombanya ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. makasih Mbak.. iya ikutan juga dia.

      Hapus
  2. Nyehehe..selamat ya mak :)
    Sy inget banget tuh sama yg juara 1, secara emang keren garnisnya, kl yg juara 3 siapa namanya ya mak? lupa saya

    Heheh...mba Shinta, saya gak menang. Gpplah baru kali ini ikut cooking competititon...nambahain pengalamaan :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih mbak.. iya yang juara 1 itu kelas chef hotel platingnya, kalau yang juara 3 siapa ya, saya juga lupa :)

      Hapus
  3. Halo saya Hans, terima kasih ya ibu untuk commentny by the way sya msih umr 18 kok hehe . Salam kenal.

    BalasHapus
    Balasan
    1. ooh masih ABG donk..tapi keren lho masaknya, sayang saya enggak nyobain masakannya waktu itu.

      Hapus
    2. Haha iya bu. Boleh klo mw contact add bbpin sya aja hehe 7C93F6BE thx yaa..

      Hapus