Monday, April 16, 2018

Peduli Sekitar dan Mampu Bersosialisasi Ciri Anak Tanggap yang Lengkap




Beberapa waktu yang lalu, saat sedang berada di dalam KRL ( Kereta Rel Listrik) yang kebetulan lumayan padat, saya mendapat tempat untuk berdiri disamping seorang anak usia 4 atau 5 tahunan, si anak ini mendapat tempat duduk, mungkin karena memang dia naik dari setasiun lebih awal, dan juga memang tempat duduk itu adalah hak dia, tapi setelah melihat saya yang terengah-engah saat memasuki kereta, dia langsung berdiri dan menawarkan tempat duduknya buat saya, mungkin dia kasihan melihat saya, atau jangan-jangan dikiranya saya hamil, demi melihat perut menggelembung ini hehehe...

Si anak yang menawarkan tempat duduk untuk saya ini adalah gambaran anak yang memiliki rasa perduli yang tinggi, dia tidak segan  berbagi apa yang dia miliki.

Memang dijaman yang serba praktis dan saling cenderung cuek ini, keperdulian sering dianggap hal remeh, padahal hal ini sangat penting untuk membentuk karakter anak tanggap yang lengkap, erdass akademis saja tidaklah cukup, anak haruslah cerdas seara akademis, memiliki rasa kepedlian yang tinggi dan lihai dalam bersosialisasi, karena nantinya kemampuan ini akan membuat si anak mampu menyelesaikan masalah dan menghadapi tantangan.


Kemampuan anak untuk mengelola emosinya dan mempunyai kepedulian akan sangat berguna nantinya dimasa mendatang, disaat si anak ini sudah dewasa dan menghadapi beragam tantangan dalam kehidupannya, dan tidak bisa dipungkiri, kemampuuan inilah nantinya yang paling berguna, mengingat manusia adalah makhluq sosial, inilah yang disampaikan oleh Psikolog Roslina Verauli di event Peluncuran Bebelac Baru beberapa waktu lalu.

Blogger and KOL Gathering dalam rangka Peluncuran Bebelac Baru


Keerdasan akademis memang penting, namun kemampuan anak untuk bisa perduli dengan sesamanya atau makhluq hidup lain serta bisa bersosialisasi dengan baik juga sangat diperluan untuk menapai tumbuh kembang optimal, langkah tepat untuk memupuk hal ini adalah selalu menjadikan kita, Orangtuanyya sebagai role model yang baik, yang menjadi panutan anak, selain itu stimulasi dan pemenuhan gizi yang baik, terutama nutrisi untuk otak, pemenuhan nutrisi untuk otak yang baik dan seimbang akan membuat anak mampu menyerap informasi dengan baik serta menyimpannya dan memknainya sebbagai pengalaman yang berharga, dan selanjutnya memori ini akan diaplikasikan oleh sang anak dalam kehidupannya sehari-hari sebagai mansia yang mempunai rasa kepedulian dan bisa bersosialisasi dengan baik

Memang dalam hal stimulasi setiap orangtua akan memiliki trik dan tips berbeda untuk mengembangkan kecerdasan si kecil, sedang untuk masalah pemenuhan nutrisi Orangtua harus lebih memperhatikan bagaimana pemenuhan gizi seimbang, baik untuk tubuh maupun otak anak.

Hania menikmati permainan selama acara berlangsung


Salah satunya adalah Bebelac Baru yang formulanya semakin disempurnakan, dengan kandungan minyak ikan dan Omega 6 yang ditingkatkan, serta FOS:GOS 1:9  untuk pencernaan sehat anak,  tak hanya itu komposisi tepat 13 Vitamin dan 9 Mineral dalam Bebelac Baru ini juga baik untuk pertumbuhan optimal anak,  kandungan dalam Bebelac Baru merupakan inovasi yang sempurna untuk mendukung kemampuan intelektual anak (IQ) , kemampuan anak dalam mengelola emosi dan berempati (EQ)  serta kemampuan anak dalam bersosialisasi dengan lingkungan sekitar (SQ).

Jadi bisa dipastikan anak tanggap yang lengkap haruslah :


  1. Memiliki kemampuan intelektual dan kognitif
  2. Perduli dan memiliki empati dengan sekitarnya
  3. Mampu bersosialisasi dengan orang lain,  meskipun dengan orang yang jarang ditemui. 
Semoga kita para Orangtua bisa memunculkan generasi-generasi tanggap yang lengkap yah.. 


Bebelac Baru


No comments:

Post a Comment