Sabtu, 13 Mei 2017

Sariwangi Ajak Keluarga Indonesia untuk #BeraniBicara




Kalau ada yang mengganjal, mending di bicarakan saja

Sepertinya sering sekali yah mendengar kalimat seperti itu yah.. tapi apa benar kalau ada sesuatu yang membuat kita tidak enak atau tidak sesuai dengan hati kita, terus kita bicarakan maka masalah akan selesai begitu saja ? harusnya sih seperti itu, tapi bagaimana cara bicaranya? Itu yang sering jadi pertanyaan.

Sederhana memang kedengarannya, tinggal bicara saja.. tapi kan tidak selalu mudah seperti itu.

Membicarakan sesuatu masalah apalagi yang lumayan sensitif memang tidak semudah itu, ada beberapa hal yang terkadang membuat kita sering meahan suatu pembicaraan dengan beragai alasan, enggak enaklah.. takut memicu konliklah atau takut menyakiti lawan bicara kita.
“ ya sudahlah.. mungkin enggak usah dibicarakan aja kali yah”
“ Nanti kalau di bicarakan malah jadi rame “
Padahal takut membicarakan hal-hal yang memang seharusnya dibicarakan malah akan membuat masalah itu semakin besar, apalagi dalam keluarga.

Keluarga merupakan komunitas terkecil dalam masyarakat, sebisa mungkin sih setiap anggotanya saling terbuka dan tidak saling takut untuk berbicara satu dengan yang lain mengenai berbagai masalah, sehingga terbangun keluarga yang harmonis.

Berkaitan dengan hal itu, Sariwangi sebagai salah satu merek teh yang sudah ada sejak 1973 ini ingin mengajak para keluarga Indonesia untuk lebih terbuka dalam membicarakan segala hal antar anggota keluarganya, dengan mengangkat tema kampanyenya #BeraniBicara.



Hari Selasa tanggal 9 Mei kemarin, Sariwangi seccara khusus mengundang para Blogger yang tergabung dalam komunitas Mommiesdaily dan rekan media untuk menandai dimulainya rangkaian kegiatan kampanya “Berani Bicara” ini, bertempat disalah satu restoran yang cozy dan hangat suasananya di sekitaran Jakarta selatan.

Bapak Johan Lie selaku Brand Manager Sariwangi menjelaskan selama 40 tahun Sariwangi sudah menemani dan sudah bagian berbagi dari keluarga Indonesia, bercerita atau sharing memang sudah menjadi bagian yang tak bisa dilepaskan dari kebiasaan orang Indonesia, tapi ternyata menurut riset, apa yang biasa dibicarakan atau share itu hanya hal-hal yang aman saja, sehingga keterbukaan keluarga Indonesia masih menjadi tantangan.


Bapak Johan Lie

Perwakilan dari Mommiesdaily


Bapak Johan yang ternyata juga baru punya baby ini juga mengungkapkan kalau sariwangi dengan kampanye terbarunya #beraniBicara diharapkan akan menjadi motivasi keluarga Indonesia agar lebih terbuka dan mau membicarakan hal yang sensitif sekalipun.

Sebagai narasumber acara itu juga hadir Mbak Ratih Ibrahim, Psikolog Keluarga yang selalu tampil enerjik dan cantik, Mbak Ratih menjelaskan, kalau kita memang merasa kalau orang yang akan kita ajak bicara itu benar-benar menyayangi kita maka tidak ada masalah kalau kita membicarakan hal-hal yang sifatnya sensitif, tanpa perlu takut, mungkin akan ada konflik, itu wajar, karena konflik juga bagian dari komunikasi, tapi selanjutnya konflik itu akan menemukan jalannya bagaimana menyelesaikan masalah.

Dalam keluarga komunikasi antar anggota keluarga, antara suami-istri, anak-orang tua memang kadang ketemu jalan buntu juga sih, saat bertemu suatu masalah, apalagi kita enggan menyelesaikannya dengan membicarakan hal itu, dan itu malah menjadi seperti bisul yang enggak pecah-pecah.

Ada beberapa hal yang biasanya gampang menyulut konflik seperti perbedaan pandangan, keyakinan, masalah ekonomi atau keadaan fisik, dan hal-hal itu memang terkadang riskan buat dibicarakan.

Padahal segala sesuatu harusnya bisa diselesaikan dengan kita mengungkapkannya, cari waktu yang tepat, bisa sambil ngeteh bareng atau saat lagi ngumpul bersama anggota keluarga.



Suasana gathering


Selain Ratih Ibrahim, ada juga tamu spesial yang hadir di acara yaitu sang Brand Ambassador Sariwangi, Mona Ratuliu, Ibu 3 orang anak *sama donk kita* yang salah satunya sudah beranjak remaja ini memang keren banget, sebagai Ibu dia bisa sekali menyeimbangkan waktu untuk dirinya sendiri dan keluarga.

Dan ternyata masalah yang dihadapi Mona Ratuliu ini juga hampir sama dengan saya lho.. hal paling sulit adalah saat menjalin komunikasi dengan si anak remajanya, memang perlu skil khusus yah menghadapi mereka ini, tapi Alhamdulillah kami bisa menjadi teman sekaligus Ibu buat anak-anak remaja ini.

Di sela-sela acara juga diputar video tentang keluarga Mona Ratuliu yang sempat bingung karena sang Ibu mendapat tawaran pekerjaan yang mengharuskan keluar kota selama beberapa minggu, tapi memang berat rasanya yah.. buat seorang Ibu untuk meninggalkan keluarga dalam waktu yang lumayan lama, tapi setelah dibicarakan ternyata masalah itu terpecahkan, semua anggota keluarga memang harus saling dukung.

Memang sih.. video yang diputar hanya untuk kepentingan kampanye ini, tapi disinilah kerennya, kebanyakan video digital dari Sariwangi itu enggak hanya sekedar iklan dan menjual teh saja, tapi sering banget menyentuh kehidupan sehari-hari kita terutama kedekatan dalam keluarga, karena memang sudah komitmen mereka untuk membuat kegiatan ngeteh tak hanya sekedar menkmati secangkir teh, tapi lebih mengangkat kebersamaan saat menikmati secangkir teh itu.




Sebenarnya tidak hanya sekali ini saja Sariwangi meluncurkan kampanye yang mengajak keluarga Indonesia untuk lebih intens berkomunikasi antar anggota keluarga, di tahun 2008 dengan mengangkat tema “Mari Bicara” sukses hingga menerbitkan buku yang berisi gaya berkomunikasi 100 keluarga Indonesia, juga di tahun 2013 Sariwangi memulai gerakan 15 Menit Sehari, yah waktu yang cukup pendek yang harus kita sisihkan untuk sekedar berkumpul dan bercengkerama bersama keluarga sambil ditemani secangkir teh Sariwangi.

Dan di kampanye terbarunya, #BeraniBicara ini akan merilis beberapa video Kisah Keluarga Mona, yang salah satunya diputar saat acara Gathering kemarin, di video-video itu nantinya bakal berisi beragam masalah yang sering dihadapi keluarga Indonesia saat berkomunikasi, selain itu Sariwangi juga mengajak keluarga Indonesia untuk juga ikut serta berbagi tentang komunikasi dalam keluarga dengan menuliskannya di www.mari-bicara.com dan nantinya bisa menjadi inspirasi buat keluarga lain di seluruh Indonesia.


Seluruh pendukung acara





14 komentar:

  1. Sekelas sariwangi saja masih melakukan pendekatan dan komunikasi dengan konsumen.. dengan acara seperti ini kan terasa kedekatan sariwangi dengan konsumennya sekaligus mengedukasi konsumen juga sich. Tapi secara posisi marketing mereka sudah settle penjualannya .. biasanya perusahaan yg udah settle jarang yang mau bikin beginian :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Bang..dari dulu Sariwangi ini selalu menjaga kedekatan dengan konsumennya, kelihatan dari akun sosmednya yang responsif.

      Hapus
  2. Mr Johan Lie masih muda ya�� ups gagal fokus. Saya juga pakai teh Sariwangi sejak lama, pernah pindah ke merk lain tapi tetap Sariwangi lagi. Ngobrol sore bareng keluarga jadi makin hangat dengan Sariwangi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe..iya masih muda banget, dan baru punya baby lho..

      Hapus
  3. menghadapi anak remaja emang lebih sulit ya, mba. Ga perLu takut sama konflik yah?
    Ya sih dari kecil sampai tua begini aku ga pernah sepaham sama kakak laki2ku. Tapi ya itu, ribut dan biasa lagi aja. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ribut sama saudara sih biasa aja, tapi saat kita butuh bantuan biasanya ke saudara, apalagi kakak laki2

      Hapus
  4. komunikasi itu penting ya agar gak salah paham

    BalasHapus
  5. Klo gak brani bicara malah takutnya jadi makin melebar masalahnya dan mengundang lbh byk persepsi, klo hrs dibicarakan, lbh baik bicarakan aja baik2.. ya kan mbak? Hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masalah kecil malah jadi berlarut-larut saat kita memendamnya

      Hapus
  6. Setuju mba, Lubena. Semuanya sebaiknya dibicarakan baik baik ya. Tapi juga harus hati2 bicara ke siapa. Hihii. Asik nih ngeteh sambil ngobrol ya mba :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, biasanya saat ngeteh dan ngumpul bareng itu momentnya pas banget.

      Hapus
    2. Iya, biasanya saat ngeteh dan ngumpul bareng itu momentnya pas banget.

      Hapus
  7. Aku suka dekor mejanya, cantik bangeeeettt.. Emang seru ya ngeteh-ngeteh sambil ngobrol dari hati ke hatiii.. Heheheee

    BalasHapus