Friday, February 3, 2017

Minum Jamu Makin Praktis dengan Sirup Jamu Bregas



Suka minum jamu ? sammaa...
Suka nungguin Mbak-mbak jamu lewat depan rumah ? Sammaa..

Meski sudah banyak suplemen modern dan minuman ringan yang beredar dipasaran, tapi saya termasuk orang yang setia dan percaya dengan khasiat si sepet seger ini lho.

Tradisi minum jamu ini memang sudah seperti kebiasaan turun temurun yang diwariskan oleh nenek moyang kita, dari sebuah literatur saya pernah membaca, dulu saat masih jaman kerajaan, orang-orang yang memiliki keahlian membuat ramuan yang rutin diminum oleh para Putri dan Ratu di suatu kerajaan akan menempati posisi yang penting di kerajaan tersebut, yang dimaksud bukan Tabib lho.. tapi para Among (penjaga) yang memang memiliki keahlian ini, para ahli pembuat jamu ini harus menjaga benar rahasia racikan jamunya.

Sampai sekarang ternyata jamu juga sering di hubung-hubungkan dengan rahasia kecantikan atau kekuatan seseorang, di beberapa daerah malah masyarakatnya lebih cenderung memilih jamu sebagai pengobatan utama dibanding harus pergi ke tenaga medis, karena mereka menganggap kalau jamu ini lebih meyakinkan dengan efek yang lebih kecil tentunya.

Tapi jamu seperti apa dulu nih? Mestinya sih jamu yang benar-benar berasal dari bahan tumbuhan entah itu akar, batang atau daun tumbuh-tumbuhan berkhasiat, sehingga punya punya effek “greng” dalam tubuh.

Kalau saya sih, yang tinggal di daerah yang masih gampang sekali menemui Mbak-mbak penjual jamu keliling, jadi mudah saja buat saya untuk menikmati jamu kapanpun saya mau, untuk kriteria Mbak penjulnya bisanya saya lihat dari warna tangannya, klau tangannya kuning bekas kunyit,  berarti dia memang benar-benar mengolah sendiri jamu dagangannya, bukan memakai bahan pewarna untuk jamunya.

Tapi bukan saya donk namanya kalau enggak banyak maunya, meski Mbak penjual jamu bertebaran, tetap saja saya kadang menginginkan jamu disaat-saat si Mbak itu enggak lewat, di waktu malam contohnya, aneh sih.. tapi yah mau bagaimana lagi.

Untunglah beberapa waktu yang lalu, salah seorang teman mengirimkan sesuatu yang istimewa, mungkin dia tahu kalau saya doyan jamu hehe..

Kiriman yang saya maksud adalah Sirup Jamu Bregas, iya.. ini bisa dibilang biangnya jamu, jadi kapanpun kita ingin minum jamu tnggal tuang sedikit di gelas lalu tambahkan air, sama persis kalau kita membuat minuman sirup, hanya saja saat minum ini kita juga mendapatkan khasiat jamu.

Segera yah...


Sebenarnya ada beberapa jenis yang ditawarkan oleh Sirup Jamu Bregas ini, semuanya berkhasiat, seperti kunyit asem yang bermanfaat untuk melancarkan dan mengurangi keluhan saat datang bulan, atau beras kencur yang bermanfaat menghilangkan capek-capek juga temulawak yang baik untuk fungsi hati dan menambah nafsu makan.

Kalau saya kemarin sih nyobain yang kunyit asam, dari tampilan warnanya sudah sama persis dengan jamu yang di jajakan oleh Mbak-mbak jamu itu, dan untuk aromanya kalau saya bisa gambarkan sih, seperti saat kita memarut kunyit, asli segera gitu... Kalau untuk khasiat yang paling terasa ya tubuh rasanya lebih segar, karena saya pada dasarnya doyan banget jamu, jadi minuman ini buat terasa nikmat banget.

Meski harganya lumayan mahal dibanding sirup gula yaitu sekitar Rp 60 ribu- Rp 75 ribu, tapi sangat sebanding koq dengan khasiatnya, sirup ini bisa didapat di Alun-alun Grand Indonesia, atau toko-toko yang menjual produk - produk khas daerah, seperti Kemchic Kemang atau Koperasi DPR RI di bilangan Senayan



Jadi mulai sekarang kayaknya minum jamu enggak ribet lagi, karena minum jamu makin praktis dengan sirup jamu Bregas.


7 comments:

  1. jamu favoritku kunyit asem beras kencur. Ga mau minum paitan ah tar tambah nduth (cari kambing hitam) padahal mah emang doyan makan ��

    Kalau ada sirup jamu ini lebih praktis yah, bisa stok terus bikin sendiri

    ReplyDelete
  2. Aku nggak suka jamu. Tapi mungkin kalau bentuknya syrup, aku bakalan suka. Katena bisa pake es..

    ReplyDelete
  3. Bisa nih buat yang kurang nafsu makan, kalau saya mau minum jamu kuat saja.

    ReplyDelete
  4. Bener banget mau minum jamu gak perlu ribet, tinggal tuang, glek-glek-glek selesai. Dan badan terasa hangat. Cucu bunda aja suka banget minum jamu.

    ReplyDelete
  5. wah jamu instan ya mbak .... tapi tahan berapa hari kalau jamunya cair seperti ini

    ReplyDelete
  6. Inovatif sekali ya, mba. Ga repot menunggu mbok jamu keliling komplek dateng. Ini ada sirup jamu. Thanks for sharing, mbak.

    ReplyDelete
  7. Suka sekali minum jamu, mba. Teryata sekarangs emakin praktis ya mba :)

    ReplyDelete