Friday, December 2, 2016

Menjawab Pertanyaan-pertanyaan Ajaib Anak


Masa anak-anak adalah masa dimana mereka ingintahu tentang semua hal, di masa ini para orang tua bakal sering ketemu pertanyaan-pertanyaan ajaib dari mereka

Tapi pernah enggak sih kita merasa mati gaya saat mnjawab pertanyaan-pertanyaan mereka, apalagi yang bersinggungan dengan hal-hal sensitif.

Ada seorang teman yang nginbox ke saya dan curhat, kalau suatu hari anaknya bertanya

“ Mama koq mandinya pagi banget sih? Ga dingin..? “

Enggak mungkin donk kita jawab, Mama habis “melakukan” hal itu Nak, jadi kalau mau sholat subuh yah harus mandi, waduuh .. pasti selanjutnya mereka akan bertanya lagi “ melakukan apa?” Nah lhooo...

Jadi saran saya sih kita lebih santai aja menghadapi pertanyaan-pertanyaan semacam ini enggak usah terlalu detail, tapi kalau bisa jangan memberikan jawaban yang semakin membuat mereka penasaran, sok tahu yah saya..? hehe tapi paling tidak itu berhasil pada saya saat mendapat pertenyaan yang sama dari si sulung waktu dia masih seusia anak teman saya ini ( 8 tahunan, sekarang si sulung sudah berusia 15 tahun)

“ Mama harus mandi donk, kan kalau kita mau sholat subuh harus bersih dan suci dari hadast besar dan kecil”

Udah.. sampai situ saja? Iya sampai situ saja, karena bertambahnya usia juga bertambahnya pengertian lewat pelajaran agama di sekolahnya dia akan mengerti dengan sendirinya.

Jangan pernah menjawab “Mau tahu aja.. kamu kan masih kecil!”

Tahu enggak bahayanya kalimat itu ? begini, saya punya satu cerita.
Saat itu anak kedua saya Ali saat usianya 8 tahunan pernah bertanya tentang apa itu mimpi basah, entah karena lagi enggak mood atau memang sedang banyak pikiran, tak bisa dipungkiri kan kalau menjadi seorang Mama itu kita juga sering berada dalam kondisi yang sedang kurang baik dan dengan sekenanya saja saya jawab “ udah lah.. entar aja, lagian kamu masih kecil ini”

Dan apa yang terjadi dua hari kemudian dia kembali menanyakan pertanyaan yang sama, tapi ada yang mengejutkan saya, karena ada kalimat

“ Kalau Mama ga tahu ga papa.. entar ada si A yang katanya mo jelasin, di internet banyak”
Sambil nyebutin nama si A itu yang usianya jauh lebih besar dari dia.

Kaget lah saya.. entah jawaban apa yang akan Ali dapatkan dari “teman besarnya” itu, dan pengaruh apa yang bakal diterimanya.

Akhirnya pelan-pelan saya jelaskan padanya, dan juga mewanti-wantinya agar hanya main dengan teman yang sebaya atau sekelasnya saja, saya jelaskan tentang mimpi basah ini dan apa yang harus dilakukan saat mengalaminya.

Jadi kesimpulannya usahakan kita menjadi sumber referensi utama mereka tentang apapun dan kapanpun, jangan sampai dia mencari jawaban dari sumber yang enggak jelas dan malah menyesatkan atau memberi pengaruh buruk .



Saat anak bertanya tentang status

Ini juga lumayan sensitif apalagi hal-hal yang seperti ini menyangkut privasi orang lain, seperti kenapa Mama-Papanya si Anu itu enggak tinggal serumah yah? kenapa Tante yang dekat rumah kita itu enggak ada anaknya? 

Pernah suatu hari seorang teman datang kerumah dia seusia dengan saya, dan masih single, tiba-tiba hasnah yang waktu itu masih kecil bertanya 

"Tante kn sudah segede Mama yah.. koq enggak jadi pengantin?"

Waduh.. saya bingung sekali menghadapinya, dan tamu saya itu hanya mesam-mesem kecut aja, mungkin juga sambil batin " nih anak ada aja pertanyaanya, Emaknya ngajarin apa sih?"

Hahaha.. tapi itu hanya perasaan saya saja lho, saya menghargai keputusan akan jalan hidup siapapun dan tak pernah mempermasalahkan status seseorang, itulah mengapa saya agak risih juga saat mendengar ada orang yang sudah menikah bertanya dengan sengaja kepada si single dengan pertanyaan-pertanyaan cetek seperti 'kapan nikah ? 'kapan nih undangannya? kecuali kalau memang orang itu sudah terlihat mantap dengan kekasihnya, itu lain cerita.

Saya juga menghormati pilihan tiap orang mau menikah muda dan langsung punya anak itu hebat namun memutuskan untuk tetap sendiri dan lebih fokus pada karir dan pekerjaan itu juga luar biasa tidak ada yang salah menjadi seorang single asal tetap bertanggung jawab atas dirinya.

Karena biasanya ada hal-hal seru yang bisa kita lakukan saat kita masih menjomblo, seperti traveling ketempat-tempat yang ajib, kalau sudah punya anak ga bisa emang ? bisa sih tapi biasanya harus itung-itungan dulu kadar hepi yang bakal didapat dengan kerempongan yang akan dihadapi.

Selain bisa bebas bertraveling ria kemana saja saat masih single, sekali lagi nih.. saya enggak pernah bilang kalau sudah beranak *eh kita ga bisa kemana-mana, beberapa teman Blogger saya malah bisa berkeliling dunia bersama anak-anaknya yang kadang masih balita,meski memang harus ekstra persiapannya, masih ada satu lagi nih yang membuat status single lebih menyenangkan, yaitu bisa bebas berbelanja, apalagi yang sudah mempunyai penghasilan sendiri, istilahnya bebas pakai uang sendiri.

Saat masih sendiri dulu, artinya belum menikah, aktiitas berbelanja selalu menyenangkan, padahal waktu itu masih belum banyak pilihan berbelanja, apalagi berbelanja online, kalau sekarang berbelanja itu, apalagi berbelanja online sudah seperti masuk dunia impian, berselancar mencari style fashion terbaru atau pernak-pernik yang bikin penampilan makin kece bisa jadi hiburan tersendiri, ga berlebihan kayaknya sampai-sampai ada hari khusus yang didedikasikan untuk kegiatan berbelanja online ini, yaitu HARBOLNAS (Hari Belanja Online Nasional) di momen spesial itu banyak Online Shop yang memberikan diskon besar dengan koleksi yang lebih lengkap, salah satunya seperti OS ini nih..

Kembali ke laptop... jadi kalau pas ketemu kasus yang seperti ini, anak memberikan pertanyaan ke orang tak terduga kembali lagi tipsnya, jangan panik dan lebay, jelaskan ke mereka kalau memang tante itu masih pengen sendiri, kan masih harus kerja.

Jadi kapanpun kalau anak-anak memberikan pertanyaan-pertanyaan ajaib hal pertama yang perlu kita lakukan adalah tenng, jangan panik dan jelaskan sebatas yang mereka ketahui saja.










2 comments:

  1. Selalu takjub sama pertanyaan-pertanyaan anak-anak, makin ke sini makin bikin bengong. Hahahaha. Tapi ya kita mesti bisa jawab dengan bijak, biar dia ndak salah pemikiran, insya Allah.

    Salam,
    Syanu.

    ReplyDelete
  2. Pertanyaan anak2 memang kdg bikin kaget ya mbak, aku jg gtu.. Jawabnya sok cool aja, singkat, padat, jelas untuk usianya ehehhe..

    ReplyDelete