Senin, 07 November 2016

Ingin Tubuh Lebih Sehat ? Yuk Donor Darah! #SatuSelamatkanJiwa



Ada berbagai hal yang bisa kita lakukan untuk menjaga tubuh tetap sehat dan bugar, seperti makan makanan bergizi, menghindari stres, olahraga teratur dan rutin melakukan donor darah.

Donor darah ? kenapa harus?

Awalnya saya juga punya pertanyaan besar ,apa hubungannya kesehatan dengan berdonor? yang ada dalam pikiran saya orang yang berdonor pastilah akan mengalami anemia sesaat karena darahnya diambil dan berkurang, pastinya nanti akan mengganggu kesehatan.

Tapi ternyata pemikiran saya itu salah besar, setidaknya itulah yang saya simpulkan setelah saya hadir di salah satu acara :

Sosialisasi Donor Darah Kepada Mitra PMI DKI Jakarta 


Suasana sosialisasi


Acara yang memang ditujukan untuk  memberikan pencerahan kepada para pendonor maupun calon pendonor, acara ini juga mengundang para Blogger dari komunitas TauDariBlogger dan KOPI untuk ikut serta mengkampanyekan gerakan #SatuSelamatkanJiwa dan menyebarkan manfaat serta tata cara berdonor darah di PMI khususnya wilayah DKI Jakarta.


Bersama dr.Phirley


Pembicara tunggal di event sosialisasi yang digelar tanggal 5 November di restoran Bumbu Desa Cikini Jakarta itu adalah dr.Fierlieta Biomed, yang dengan panjang lebar menjabarkan tentang manfaat mendonorkan darah kita, ternyata dari kegiatan yang terkadang kita anggap sepele, yaitu mengeluarkan darah kita, menyimpannya dan memberikan kepada yang membutuhkan, sepertinya mudah yah..

Tapi pada kenyataanya tidaklah sesederhana itu, perlu dilakukan beberapa pemeriksaan  dan persyaratan untuk pendonor agar bisa memberikan darahnya, yaitu :
  • Berat badan minimal 45 Kg
  • Minimal level of Hemoglobin 12,5 g/dl
  • Umur antar 17-65 tahun
  • Melakukan pemeriksaan Dokter untuk memastikan pendonor tidak mengidap tekanan darah tinggi/rendah, anemia, penyakit kulit, gangguan pendarahan, kencing manis, penyakit hati/ginjal/jantung/paru-paru, tidak memiliki riwayat ayan, kejang, kanker.
  • Tidak sedang menstruasi
Wanita yang sedang hamil tidak boleh mendonorkn darahnya dan menunggu setidaknya 3 bulan setelah kelahiran normal dan 6 bulan bila melahirkan sesar untuk bisa mendonorkan darahnya.
Dan setelah semua persyaratan itu dipenuhi, maka pendonor bisa mengisi formulir yang telah disediakan oleh pihak PMI dan melakukan aksi donor darah ini.

Kalau ingin tahu kapan saja kita bisa melakukan donor darah di wilayah DKI Jakarta, jadwalnya adalah :
  • Jakarta Pusat        : Jum'at
  • Jakarta Barat        :  Senin - Kamis
  • Jakarta Timur        : Senin- Kamis
  • Jakarta Selatan      : Selasa - Kamis
  • Jakarta Utara        : Setiap hari + Pelayanan darah   
 Jadi ingat-ingat jadwalnya kalau kita ingin mendonorkan darah kita, dan jangan lupa cukup tidur dan makan sebelum nya agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Selain itu pendonor juga sebaiknya tidak melakukan tranfusi 6 bulan terakhir, tidak mendapatkan imunisasi 3 bulan terakhir dan juga tidak mengkonsumsi aspirin 3 hari terakhir. 

Tidak hanya itu pendonor sebaiknya tidak memiliki gaya hidup yang tidak sehat seperti pecandu alkohol, perokok, atau bertatto agar pasien penerima donor tidak mendapat resiko atas darah yang didonorkan.

Untuk informasi lebih jelas mengenai persyaratan pendonor bisa coba buka situs PMI yah..

Salah satu kantor PMI di Jakarta, sumber foto : jakartasatu.com



Pada dasarnya ada beberapa macam pendonor yaitu :
  1. Pendonor Darah Sukarela, pendonor ini secara sukarela elakukan donor darah secara rutin 3 bulan sekali ke PMI yang kemudian akan diberikan kepada pasien yang membutuhkan di kemudian hari.
  2. Pendonor Darah Langsung, pendonor ini menyumbangkan darahnya secara langsung kepada pasien yang membutuhkan karena kelangkaan persediaan darah di PMI, biasanya dari keluarga.
  3. Donor Darah Pengganti, pendonor ini menyumbangkan darahnya ke PMI sewaktu-waktu karena kelangkaan darah (bulan puasa)namun golongan darahnya berbeda dengan golongan darah pasien, untuk stok darah di PMI.
  4. Donor Darah Siaga, pendonor yang siap siaga menymbangkan darahnya, di tingkat RW bilamana dibutuhkan.
  5.  Donor Darah "On Call", pendonor dengan golongan darah yang langka yang siap dipanggil sewaktu-waktu bila darahnya diperlukan.

Donor Gratis, kenapa saat butuh darah kita harus bayar ?

Beberapa waktu lalu tetangga saya mengalami kecelakaan dan kehabisan banyak darah, atas rekomendasi dokter , keluarganya harus mendapatkan darah dari PMI, dan saya heran, ternyata keluarga tetangga saya yang kecelakaan ini harus membayar sejumlah uang untuk menebus darah tersebut, lha koq bayar ya? kan waktu kita donor kita tidak diberi imbalan apapun?

Jadi begini, dari dr.Phierly kemarin saya baru tahu, ternyata saat kita mendonorkan darah kita di PMI dan  selanjutnya darah tersebut akan melewati proses yang lumayan panjang dan memerlukan alat-alat yang harus diimpor dalam metode penyimpanannya, dan biaya operasional untuk itu lumayan mahal, itulah kenapa kantong-kantong darah itu "dihargai" tapi tenang ... subsidi dari pemerintah bermain koq disini, dan membuat harga darah ini tidak terlalu mahal.
 

Manfaat Donor Darah

Tidak hanya sang pasien yang mendapatkan manfaat saat kebutuhan darahnya terpenuhi, si pendonor ini juga mendapatkan manfaatnya lho.. diantaranya adalah :
  • Saat akan donor darah kita akan diperiksa kondisi dan golongan darah kita, dan ini akan menguntungkan pendonor.
  • Dapat terpantau dari ancaman penyakit HIV, Hepatitis B, Hepatitis C dan Siphilis
  • Menurunkan kadar Zat besi yang teroksidasi sehingga menurunkan resiko penyakit Jantung koroner dan penyakit kanker.
  • Efek psikologis yang bagus karena bisa berbagi
Donor darah juga efektif dalam membakar lemak sampai 650 kalori dan itu sama dengan kita olahraga angkat beban 1,5 jam atau berjalan kaki 2 jam lebih, wow... 
 
Saya dan beberapa teman Blogger yang hadir takjub dengan perjalanan si darah ini dan juga manfaat donor darah, itulah mengapa kami sepakat untuk ikut membantu tersebarnya kampanye #satuselamatkanJiwa ini karena karena kita peduli.

Bahkan TauDariBlogger (TDB) yang di motori Mas Sobari sendiri merupakan komunitas yang memang selalu konsisten ikut mendukung PMI.

Baca juga keikutsertaan komunitas Blogger TDB dalam penyebaran program-program PMI di acara sarasehan TDB 1 di sini 

Saya ikut dukung PMI lho...


Sebenarnya kegiatan sosialisasi yang membangun kesadaran para pendonor ini tidak hanya lewat pertemuan-pertemuan seperti ini, tapi juga lewat pertemuan-pertemuan dengan donor panel, koordinator donor, pihak rumah sakit juga lewat seminar-seminar yang konsisten di lakukan oleh PMI, selain itu PMI juga secara khusus memberikan penghargaan untuk pendonor yng telah mendonor secara rutin, dengan interval donor 25x, 50x, 75x atau 100x .

Harapan PMI lewat sosialisasi seperti ini semakin banyak orang yang tahu dan peduli dengan kebutuhan darah di PMI dan ikut serta menyumbangkan darahnya untuk sesama.

Apalagi saat terjadi bencana yang berskala lumayan besar, maka kebutuhan darah semakin meningkat dan keberadaan para pendonor akan sangat berarti, karena di setiap tetes darah mereka akan menyelamatkan banyak nyawa.

Sebenarnya PMI juga membuka kesempatan lho buat kita untuk mengkoordinir komunitas atau teman-teman untuk donor darah bersama dengan persyaratan pendonor minimal 75 orang, harus menyediakan ruangan ruangan yang bersih (klau bisa berAC), menyediakan meja dan bangku untuk operasional seperti pendaftaran, pemeriksaan, administrasi atau untuk menata snack/makanan, setelah semua itu terpenuhi bisa mengajukan proposal ke UDD ( Unit Donor Darah ) PMI via telepon di nomor 021-3906666 dengan Ibu Lina atau Ibu Cici, tapi jangan mendadak, paling tidak satu bulan sebelum pelaksanaan.

So... sudah tahu manfaatnya kan.. jadi tidak ada alasan kan untuk tidak berdonor darah ?

Yuk donor darah ! sumber gambar : infonitas.com
 







6 komentar:

  1. Aku pernah donor darah waktu sma, cm sekali doang blm pernah lagi.
    Dlu aku gk ngeri am jarum dan darah tp skrg gk tau kenapa aku suka pusing mba klo ngbayangin darah bnyak.

    BalasHapus
  2. Aku pernah donor darah waktu sma, cm sekali doang blm pernah lagi.
    Dlu aku gk ngeri am jarum dan darah tp skrg gk tau kenapa aku suka pusing mba klo ngbayangin darah bnyak.

    BalasHapus
  3. Sudah lama saya ingin donor darah, tapi sepertinya darah saya rendah 100/70, sering pusing juga.

    BalasHapus
  4. Suamiku nih yg rutin donor. Kalo saya nggak memenuhi syarat

    BalasHapus
  5. Wah, semakin tahu, semakin pengen rutin donor darah deh... Heheh

    BalasHapus