Minggu, 20 November 2016

Indahnya Berbagi : CSR Bursa Sajadah ke Rumah Yatim Bekasi

CSR Bursa Sajadah ke Rumah Yatim Bekasi

 Berbagi tak akan merugi, menyumbang tak akan berkurang.

Mungkin hal ini yang menjadi pedoman para dermawan saat memberikan bantuan bagi yang membutuhkan atau sedikit menyenangkan beberapa orang yang kurang  beruntung.

Ini juga yang membuat VKS  Group, pemilik usaha Bursa Sajadah mengadakan CSR ( Coorporate Social Resposibility) ke beberapa panti asuhan dan lembaga sosial secara serempak di 7 kota dalam rangka memperingati hari lahirnya sang pimpinan, Bapak H. Syahir Karim Vasandhani yang ke 67.

Khusus untuk di Bekasi ini diselenggarakan di Rumah Yatim Arrohman, yang beralamatkan di jl.Veteran Bekasi.


Rumah Yatim Bekasi


Saya yang kebetulan hadir di acara itu merasa terharu dengan sambutan anak-anak yatim yang tinggal disitu, wajah-wajah polos mereka terlihat bahagia saat kami datang, mungkin mereka senang banyak yang peduli dengan mereka, sebenarnya saya menyesal karena saat datang kesana, saya tidak membawa anak-anak, padahal itu adalah moment yang tept untuk mengajarkan mereka berbagi kebahagiaan.


Bersama adek-adek di Rumah Yatim


Ada sekitar 50 an anak yang berusia antara 8-14 tahun yang ikut menyambut kami, mereka duduk rapi, beberapa anak laki-laki duduk bergerombol di depan saya, dan anak-anak perempuan duduk di barisan sebelah kanan saya, meski ruangan yang digunakan tidak terlalu besar, tapi duduk bersama mereka serasa menyenangkan.

Acara dimulai dengan sambutan dan do’a pembuka oleh Bapak Yayan pemimpin Rumah Yatim Arrohman Bekasi, beliau juga mengucapkan syukur dan berterima kasih karena pihak Bursa Sajadah, karena mereka telah berkenan untuk hadir dan berbagi dengan anak yatim yang tinggal maupun yang non mukim disini.

Rumah Yatim sendiri merupakan lembaga amal profesional yang konsisten dengan program-programnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan dan ekonomi para du’afa dan anak-anak yatim, ada lebih dari 40 cabang dari lembaga sosial nirlaba ini  dan salah satunya di jalan Veteran Bekasi ini.

Selanjutnya, sambutan dari Bapak Yadi selaku penanggung jawab Bursa Sajadah Bekasi, beliau juga menyampaikan ucapan terima kasih atas sambutan yang diberikan oleh Rumah Yatim, juga anak-anak yang tinggal disini, Bapak Yadi juga mengatakan kalau kegiatan ini InsyaAllah akan digelar secara rutin, dan memohon do’a dari anak-anak ini agar Bursa Sajadah semakin berkah dan barokah usahanya.


Bapak Yadi dari Bursa Sajadah

Bapak Yayan Pemimpin yayasan Rumah Yatim Bekasi


Sebenarnya Bursa Sajadah bukanlah kali ini saja memeberikan bantuan dan sumbangan kepada masyarakat sekitar, secara rutin mereka menyumbangkan hewan kurban saat hari raya Idul Adha, atau kurma sebagai ta’jil di masjid-masjid disekitar tempat usaha mereka.

Selain memberikan sambutan, Bapak Yadi juga menyerahkan sumbangan ini secara simbolik kepada dua orang anak yang maju kedepan.


Penyerahan bantuan secara simbolik


Acara bersama puluhan anak yatim ini semakin akrab saat kami mengakhirinya dengan makan bersama, nasi boks dengan lauk ayam bakar yang dibagikan semakin terasa nikmat, karena kami menikmatinya bersama-sama, selain itu emang enak sih sambalnya ..

Tentang Bursa Sajadah




Setelah acara CSR di Rumah yatim Bekasi ini selesai, kami ditawari untuk mampir ke salah satu toko Bursa Sajadah yang hanya berjarak sekitar seratus meter dari sini, karena sekalian jalan-jalan ya sudah, dan ngarep juga sih disana bakal ketemu yang kece-kece.

Dan ternyata harapan kami enggak salah, memasuki area toko yang berlantai tiga ini, kami disambut harum aroma gahru yang merebak keseluruh ruangan, interior toko yang nyaman dan mewah membuat kami merasa nyaman.

Hampir semua barang perlengkapanumroh dan haji tersedia disini termasuk juga oleh-olehnya, seperti tasbih, air zam-zam, pakaian ihrom, kacang-kacangan khas arab, kismis, semua ada, bisa dibilang semua pernak-pernik berbau timur tengah ada disini, henna, gahru, bahkan bermacam manisan ada disini.




Bursa Sajadah ini merupakan salah satu bentuk usaha dari SKV Group yang berpusat di Bandung, dengan 8 cabangnya di 7 kota di seluruh Indonesia, beberapa item yag di jual disini juga merupakan produksi dari SKV, seperti Velteksa merek untuk sajadah, Arofah yang merupakan produk-produk herbal, Syaheera  dan Zaleera yang merupakan produk busana muslim.

Terus berinovasi dilakukan oleh perusahaan ini agar usahanya semakin berkembang, seperti saat kami datang kesana, Bapak Yadi menunukkan kami salah satu inovasi, yaitu sajadah yang bisa buat bersandar, saya sempat coba dan ternyata cukup kuat dan nyaman.


Ini nih.. sajadah sender


Saat masuk kesini awalnya saya mengira barang-barang yang dijual disini pasti mahalmahal banget, sebenarnya saya juga sering lewat sih.. tapi sudah ngeper duluan lihat model tokonya yang mewah, tapi ternyata tidak, harganya tidak jauh beda dengan Pasar Tanah Abang, malah beberapa barang agak lebih murah, seperti tasbih ada yang hanya seharga Rp 3000, atau kerudung pashmina malah ada yang seharga Rp.10 ribu, iyya.. ceban.

Saya sempat membeli beberapa coklat Arab seharga Rp.10 ribuan buat oleh-oleh, dan saat membayar di kasir saya sempat ditanya kartu member, ohh.. jadi mereka juga menerapkan sistem membership dan akan mendapatkan potongan khusus kalau berbelanja disana, keren !

Tidak hanya toko offline Bursa Sajadah ini juga bisa ditemui secara online di bursasajadah inj.

Dan akhirnya hari itu, saya mendapat banyak pelajaran berharga tentang indahnya berbagi dan perlunya untuk tidak menilai sesuatu hanya dari luarnya saja seperti penampilan toko Bursa Sajadah ini yang terlihat mewah dan mahal tapi ternyata lain kenyataanya.


Berfoto bersama seusai acara

4 komentar:

  1. Wah, ternyata di Bekasi ada juga. Saya ikut yang Solo ^^

    BalasHapus
  2. Waaahbisa ada yang lebih murah dari tanah abang ?
    Keren euy hahaa
    Biasanya kalau nyari oleh oleh haji saya selalu di sarankan ke tanah abang.

    Seperti halnya kemarin, bapak manager saya menyarankan agar orang tua saya yang sedang haji tidak terlalu memforsir dirinya untuk membeli barang belanjaan di tanah suci. Karena takut terlalu berat jika di masukkan koper, bisa over bagasi, dan lebih kasian kepada kondisi orangtua yang semakin tua.
    Katanya suruh beli di Indonesia aja, toh sama sama dari sana. Dari mekkah. Khas sana juga.
    Eh di suruhnya di tanah abang.

    Syukurlah kalau ada bursa sajadah yang sekarang bahkan bisa di pesan secara online. Keren2.. semoga usaha ini selalu lancar

    Apalaagi perusahaannya sering ngadain CSR :)

    BalasHapus
  3. barakallah, semoga jadi amal jariyah..

    BalasHapus
  4. Tnyt bnyk ya cabangnya... Pgn nyoba sajadah sendernya :D

    BalasHapus