Minggu, 19 Juni 2016

Setelah Empat Tahun Setia dengan Lactacyd Baby



Mengingat kata Lactacyd Baby seperti membalikkan ingatan saya 4 tahun silam,
diawal-awal saya memiliki si bungsu Hania.

Entah kenapa sejak lahir kulit Hania ini tergolong sensitif, tak jarang muncul bintik-bintik kecil merah disekitaran kakinya atau daerah tubuh yang lain, dan dari bintik merah itu kadang sedikit berisi air, kalau sudah bintik merah itu muncul biasanya dia akan rewel dan seperti berusaha menggosok-gosokkan bagian tubuh yang dirasa gatal.

Awalnya saya anggap wajar kalau bayi kadang kulitnya kemerahan, karena terus terng kedua kakaknya tidak pernah mengalami hal yang seperti ini,  apalagi beberapa orang yang saya anggap lebih tahu dari saya mengatakan kalau bayi yang kulitnya kemerahan itu tandanya ngeluarin sarap, jadi enggak akan panas dalam dan itu artinya sehat, apa hubungannya coba.. dan lucunya lagi saya percaya itu, padahal dilain sisi saya juga sangat tahu kalau kesehatan kulit sangat perlu dijaga karena merupakan benteng pertama pertahanan tubuh bayi.

Tapi lama-kelamaan saya merasa agak terganggu juga dengan kondisi kemerahan di kulit Hania ini, akhirnya sebelum memutuskan konsultasi kedokter kulit, saya terlebih dulu mengambil gambar bagian tubuh Hania yang gatal dan saya tanyakan secara pribadi pada salah satu teman saya di Facebook yang kebetulan seorang Dokter di daerah NTT.

Dokter teman saya ini mengatakan Hania bisa saja mengalami Dermatitis Atopi, salah satu gejala kelainan kulit karena terpapar zat tertentu, bisa dari pembersih tubuhnya yang memiliki pH terlalu tinggi, bahan pembersih pakaiannya yang terlalu keras, atau gigitan tungau.

Satu persatu saya amati apa yang sudah disampaikan teman saya ini, kalau untuk pembersih pakaian sepertinya tidak, mungkin karena saya menggunakan sabun cuci khusus bayi yang diklaim aman, apalagi saya juga membilasnya berulang-ulang saat mencucinya dan tanpa menambahkan pelembut atau pewangi yang berbahan keras, jadi kemungkinan ini saya tepis, aman..

Selanjutnya gigitan tungau, saya kembali mengamati tempat tidur Hania, memang kasur yang dipakai ini dulu bekas punya kakaknya tapi kondisinya masih bagus, meski begitu saya tidak tahu kan kalau si tungau bandel itu bisa saja berkembang biak disitu karena kasur itu sudah lama saya simpan diatas loteng, jadi saya memutuskan untuk mengganti kasurnya dengan yang baru dan melapisinya dengan bahan khusus anti tungau, masalah selesai.

Dan yang terakhir saya kembali jadi detektif demi Hania, yang ketiga ini saya mengecek kembali beberapa produk yang langsung bersentuhan dengan Hania, mulai dari sabun, minyak telon, lotion dan bedak. Ternyata dari produk-produk itu saya tidak mendapatkan keterangan berapa nilai pH untuk produk tersebut, saya teringat pesan teman dokter saya kalau pH yang tepat untuk bayi adalah yang rendah, yaitu dibawah 5 karena untuk menghindari iritasi.

Dari situ saya mulai mencari informasi jenis sabun pembersih kulit bayi yang memilki pH rendah, dengan harapan dapat mengatasi persoalan kulit Hania ini, selain saya tetap melanjutkan niat awal saya untuk membawa Hania berkonsultasi ke dokter kulit, naah.. dari hasil konsultasi dengan dokter kulit ini saya mendapat masukan untuk pemilihan bahan pembersih yang bagus dan aman buat Hania.

Sebenarnya apa yang disampaikan oleh teman dokter saya  di media sosial dan dokter kulit yang saya temui tidak banyak berbeda, mereka mengatakan kalau kulit Hania mungkin tidak tahan dengan sabun atau produk yang berpH tinggi, dokter yang saya temui menyebutkan beberapa merek sabun yang mungkin bisa dijadikan alternatif untuk dipakai Hani, salah satunya Lactacyd Baby yang dikatakan hanya berpH 3-4 dan memiliki bahan alami yang lembut yaitu dari ekstraksi susu.

Dari situ saya mulai mencari produk Lactacyd Baby ini dipasaran, dan ternyata harganya lumayan mahal juga dibanding sabun cair yang biasa Hania pakai, tapi untuk anak sehat bukan masalah buat saya, soalnya konsul ke dokter mahal juga ciin....

Hania diusia kurang dari satu tahun, pertama kali pakai Lactacyd Baby

Hania sekarang sudah empat tahun dan masih setia pakai Lactacyd Baby


Saya awalnya agak kaget dengan cara pakainya yang harus dicairkan di bak mandi si bayi, jadi setiap kali mandi kita menyiapkan air kira-kira 15-20 liter didalam bak bayi, seperti biasa, selanjutnya larutkan Lactacyd Baby ini 2-3 sendok teh kedalm air tadi lalu mandikan bayi disitu, berbeda dengan cara saya sebelumnya biasanya saya akan memasukkan dulu Hania dalm bak berisi air bersih untuk selanjutnya saya oleskan sabun cair dan bilas.

Meski agak kagok saya ikuti juga cara ini, dan juga menyiapkan satu mangkok kecil berisi Lactacyd Baby tanpa air yang selanjutnya di totol-totolkan menggunakan washlap ke daerah kulit yang teriritasi.

Pemakaian pertama saya belum melihat hasil apapun, selain kulit Hania yang jadi lebih lembut saat selesai mandi dan itu membuat saya tidak lagi memakaikan lotiion, lagi-lagi dengan pertimbangan pH dalam lotion itu nantinya terlalu tinggi buat Hania, tapi meski begitu saya rasakan kulit Hania sudah cukup kenyal dan lembut tanpa lotion itu setiap kali mandi dengan Lactacyd Baby.

Karena segala sesuatu tidak ada yang instan, pun demikian dengan perjalanan si dermatitis atopi dikulit Hania, akhirnya setelah beberapa kali mandi dan selalu konsisten dengan menggunakan Lactacyd Baby ini saya merasa kalau kulit Hania bertambah lembut, dan masalah kemerahan mulai agak mengering, meski belum hilang benar.

Setelah hampir satu minggu baru saya lihat kalau kemerahan di kaki dan bagian tubuh Hania yang lain benar-benar hilang, dan bonusnya itu tadi.. kulitnya lebih lembut, wanginya juga lembut banget, jadi saya tak perlu lagi membubuhkan beragai macam produk pada kulit Hania supaya segar.

Karena takjub dengan hasilnya saya jadi penasaran dan mulai mencari informasi lebih tentang Lactacyd Baby ini, saya buka medsosnya dan ketemu akun mereka, ternyata saya bukan satu-satunya Orang tua yang galau akan kondisi kulit anaknya, saya baca banyak Ibu yang juga mengalami hal sama seperti saya dan akhirnya terselesaikan dengan mengganti sabunnya dengan Lactacyd baby.

Dari situ saya jadi setia menyambangi akun Lactacyd baby baik di Facebook atau Twitter karena selain mendapat informasi ternyata banyak juga kontes yang diadakan untuk menambah keakraban antar anggota, selain itu juga ada beberapa event seru yang bisa dihadiri para Moms, istilahnya sang admin kalau memanggil para orang tua yang tergabung di fanpage itu,  rata-rata eventnya sangat bermanfaat dan penuh informasi.

Seperti beberapa waktu yang lalu saya sempat ikut datang di salah satu event yang mereka adakan di Jakarta, dengan tema Healthy Skin Happy Baby, sudah dapat diduga banyak keseruan dan hadiah disana.

Cerita saya tentang event yang barusan saya sebut bisa baca disini

Saya di salah satu acara bersama Lactacyd Baby

Dan setelah empat tahun masih setia memakai Lactacyd Baby buat Hania yang bahkan sekarang mulai minta mandi sendiri, jadi setip kali mandi saya siapkan air diember, kalau dulu di bak sekarang di ember, lalu saya tambahkan Lactacyd Baby dan dia akan asik mengguyur badannya dengan air itu.

Bertambah usia saya jadi kepikiran apakah Lactacyd Baby tidak mengeluarkan varian baru khusus anak-anak yang sudah melewati masa balitanya, seperti sabun cair Lactacyd Kid misalnya, hal ini pernah saya tanyakan kepada Mbak Anisa dari pihak Lactacyd saat hadir disalah satu event, beliau mengatakan untuk sementara di Indonesia masih dengan Lactacyd Baby seperti yang sekarang ini, tapi tidak menutup kemungkinan akan ada.

Naah.. sambil menunggu hadirnya varian Lactacyd Baby buat Hania yang sudah enggak begitu baby ini saat ini saya masih ajeg memakai Lactacyd Baby dengan cara yang sudah saya tulis diatas, sambil berharap produk yang saya ingin yaitu Lactacys Kid dalam bentuk sabun cair akan keluar, semoga saja..

Dan akhirnya menjadi seorang Mama yang selalu belajar bagaimana yang terbaik buat anaknya sambil berbgi lewat tulisn dengan para Mama lainnya itu memang seru dan menyenangkan, dan semoga tulisan ini bermanfaat.

Informasi lebih banyak mengenai Lactacyd Baby bisa coba cari di sini deh..

Facebook.   : Lactacyd Baby
Twitter.       : @Lactacydbaby

26 komentar:

  1. Hania kecil lucu banget mbaa...mirip bgt sm adek bungsuku waktu kecil.
    Orang sering menyangka adekku tuh anak orang arab..krn matanya bulat besar, hidungnya mancung dan rambutnya kruwil gt kayak haina

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku pertama liat Mbak Ophi juga kirain orang arab, manis banget..

      Hapus
  2. Si bungsu juga pake lactacyd baby dulu mba..

    BalasHapus
  3. Dulu waktu aku masih kerja di apotek Guardian, produk Lactacyd Baby salah satu produk yang paling laku. Kualitasnya kece. Meski harganya premium, orang-orang tetap mau beli. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku juga sempet kaget lihat harganya waktu itu, tapi demi kualitas kece itu.. gapapalah..

      Hapus
  4. Tempatku sulit loh nyari lactacyd baby... pdahal mah lactacyd itu Bagus

    BalasHapus
    Balasan
    1. masa sih.. di apotek-apotek besar biasanya.

      Hapus
  5. Rambutnya Hania uwil..uwill..lucu. Lactacyd baby bagus yaa kualitasnya. Ini cocok buat saya juga kayanya deh, soalnya saya pengguna produk2 bayi, maklum kulit saya sensitif :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pantesan Mbak.. kulitmu lembut banget kayak bayi, jadi itu rahasianya.. hehe curcol.

      Hapus
  6. Wah sama ketiga anak saya juga pake Lactacyd Baby, aman untuk kulit sensitif

    BalasHapus
    Balasan
    1. aman dan lembut banget emang..

      Hapus
  7. Wah keponakan aku juga pake Lactacyd Baby, eeh cocok juga tuh untuk kuli dewasa hihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kayaknya sih... aku sesekali juga pakai buat facial foam.

      Hapus
  8. Dulu waktu Bilgis bayi juga saya sering bingung karena masalah kulit.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ruam yang paling sering yah...

      Hapus
  9. Dulu waktu Bilgis bayi juga saya sering bingung karena masalah kulit.

    BalasHapus
  10. Untuk anak-anak kita, memang sebaiknya menggunakan produk berklualitas ya, seperti lactacyd baby

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener Mbak.. meski harganya agak tinggi tapi buat kualitas gapapa lah..

      Hapus
  11. haniaaaa.. lucuu emesssh pengen nyubit
    rekomendasi nih buat nanti kalau punya baby :)

    BalasHapus
  12. Kalau udah cocok dengan satu merk sabun, pastinya bakal setia ya mba. Apalgi kalau udah terbukti bisa bikin kulit anak sehat. Makin ngga mau pindah ke lain hati deh.

    BalasHapus
    Balasan
    1. setuju, apalagi kulit bayi masih sensitif banget.

      Hapus
  13. cantik ya Hania, itu tungau mah guateeel bangeeet mak

    BalasHapus
  14. Juara nya obat alergi nih buat anak2ku

    BalasHapus