Minggu, 26 Juni 2016

Masa Depan Anak Ada di Tangan Bunda



Pernahkah Anda berpikir akan menjadi apa anak Anda nanti?

Kalau biasanya banyak orangtua yang menginginkan anaknya untuk menjadi seorang dokter, insinyur, polisi, arsitek, guru, pilot, PNS, artis, bankir dan masih banyak lagi.  Keinginan orangtua tersebut seakan menjadi suatu keharusan dan acuan dalam menciptakan masa depan anak. Tapi, bagaimana dengan kasus -> kalau anak kita tidak mau menjadi seperti apa yang kita inginkan? nah ini masalahnya..

Masa depan anak memanglah berada di tangan kita, dan hal tersebut juga menjadi tanggung jawab kita. Namun, ini tidak berarti bahwa saat besar nanti anak harus dipaksa menjadi seperti apa yang kita inginkan, lho...

Saat ini, untuk mewujudkan masa depan anak dengan baik, kita bisa menyesuaikannya dengan mengacu pada bakat dan potensi yang ada di dalam diri anak. Dengan begitu, saat menjalani prosesnya anak akan merasa senang, dan apa yang akan ia jalani tentu akan sesuai dengan kapasitasnya.

Adapun, bakat dan potensi tersebut bisa kita ketahui dan kita kembangkan sejak anak berusia dini. Pada usia 0-5 tahun tersebut, anak sedang mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang pesat. Jadi, akan mudah bagi kita untuk menggali potensi dan bakatnya yang dapat berguna bagi masa depan anak.

Untuk mewujudkan masa depan anak tersebut, saya punya sedikit tips nih, Bu, untuk mewujudkan one step ahead kids (anak yang selangkah lebih maju), diantaranya:

-          Memberi stimulasi
Gali potensi anak dengan memberikan berbagai hal maupun objek dari beberapa jenis bidang yang dapat merangsang kecerdasannya. Misal, sediakan buku, alat menggambar, instrumen musik hingga mainan mengedukasi lainnya.

-          Teliti minat anak
Dari berbagai hal dan jenis benda yang digunakan untuk menstimulasi Si Kecil, kita bisa melihat mana yang menjadi favorit dan kesukaannya. Pahami dan teliti beberapa bidang minat yang ia sukai tersebut untuk memudahkan proses pengembangannya. Pelajari pula tipe belajar anak.

-          Pilih bakat
Psikolog Ajeng Raviando menyebutkan, pilihlah 1-2 bakat yang sudah mulai terlihat pada anak. Cari tahu cara pengembangannya sesuai tipe belajarnya.

-          Dukung dan kembangkan
Untuk mendukungnya, sediakan medium dan sarana yang sesuai dengan minat dan bakat anak. Pikirkan pula fasilitas yang dapat mendukung bakat anak mulai dari kursus hingga sekolahnya. Dukungan juga dapat diberikan dari dalam yaitu, dengan memberikan nutrisi yang dapat membantu mengoptimalkan kecerdasan otak, serta mendukung tumbuh kembang anak. Ini sama halnya seperti manfaat yang didapat dari mengonsumsi Nutrilon Royal.

1 komentar: