Minggu, 20 Maret 2016

Waspada Kanker Serviks Pap Smear Saja Tidak Cukup



Kalau mendengar tentang kanker apa yang ada dalam pikiran kita?

Pasti satu penyakit yang berbahaya dan mematikan, ya benar, tapi tidak sepenuhnya benar, beberapa penderita kanker malah bisa bertahan hidup dan bisa menjalankan kehidupannya dengan baik.

Disini kita akan berbicara tentang Kanker Servik, yaitu sel kanker yang menyerang bagian leher rahim atau mulut rahim yang letaknya diantara vagina dan uterus, sel –sel ini berubah dari normal menjadi sel –sel pre-kanker dan selanjutnya menjadi sel kanker, perubahan ini bisa berlansun bertahun-tahun atau malah terjadi dengan cepat.

Penyakit Kanker Serviks ini sangat menyamar, bahkan penderitanya bisa-bisa tidak tahu kalau dirinya sedang menderita kanker serviks, hingga penyakit ini menjadi parah, karena seringkali mereka menganggap gejala yang ditimbulkan dari penyakit ini adalah hal lumrah.

Beberapa gejala yang umum terjadi yaitu :

  • ·  Keputihan berkepanjangan
  •    Keluar cairan tidak wajar dari organ intim

·       
Banyak diantara kita yang merasa sudah aman kalau sudah melakukan tes Pap Smear, padahal   kenyataannya 33 % wanita yang menderita kanker serviks ternyata hasil tes pap smearnya normal, lalu apa yang bisa kita lakukan untuk mengetahui kalau ada sel kanker di mulut rahim?.

Kanker serviks yang penyebab utamanya adalah virus HPV (Human Papilloma Virus ) ini bisa terdeteksi dengan melakukan HPV Test, salah satu test yang dianjurkan untuk mengetahui keberadaan adanya virus HPV lebih akurat.

Beberapa waktu yang lalu saya mengahadiri edukasi tentang penanganan dan pencegahan kanker serviks ini yang diadakan oleh Brawijaya Hospital dngan menghadirkan dr.Haekal SpOG sebagai pembicaranya, dokter Haekal menyebutkan ada beberapa hal yang bisa menyebabkan munculnya sel kanker dalam mulut rahim selain dari berhubungan intim, juga kebersihan organ reproduksi sangat perlu dijaga agar tidak timbul keputihan dan jamur yang menyebabkan kesehatannya terganggu.

Jadi untuk kita para wanita memang sebaiknya lebih berhati-hati dalam menjaga organ terpenting kita , skrining dan melakukan Tes HPV bisa mengindikasi adanya virus HPV dalam tubuh kita, dan kita akan mendapat penanganan lebih awal karena 9 dari 10 wanita ternyata bisa bertahan dalam kurun waktu 5 tahun saat sudah diketahui menderita kanker serviks.

Dan satu hal yang perlu jadi perhatian nih.. karena kanker mulut rahim ini bukanlah penyakit “wanita nakal” tapi setiap wanita bisa saja terkena penyakit ini meskipun tidak pernah berganti-ganti pasangan, faktor kebersihan dan keturunan sedikit banyak juga berperan dalam berkembangnya virus ini dalam mulut rahim.

Selain skrining dan tes HPV apalagi yang bisa kita lakukan untuk mencegah  keberadaan virus ini dalam tubuh kita? bisa dengan melakukan Vaksinasi anti HPV, dan itu bisa di lakukan sejak remaja.

Jadi apabila dikeluarga kita atau kita sendiri mendapati ada sel kanker dalam tubuh kita ada baiknya kita lebih waspada denan memberikan vaksin ini

Saya jadi teringat dua anak perempuan saya Hasna dan Hania, karena dari keluarga suami beberapa ada yang meninggal karena terkena kanker payudara maupun serviks, dan dokter mengatakan kalau dengan latar belakang seperti itu kemungkinan terserang lebih besar.

Semoga kita bisa menjaga keluarga kita dari serangan penyakit ini yah..






3 komentar:

  1. aamiin...padat dan tepat mbak lub

    BalasHapus
  2. Aamiin Ya Rabb, moga2 dijauhkan dari penyakit ini

    BalasHapus
  3. khusunya para peremouan, harus bener-bener bisa menjaga dirinya agar terhindar dari segala penyakit. semoga kita semua ini bisa menjaga keluarga dan wanita yang kita cintai. ammiinnnn

    BalasHapus